PENGEMBANGAN SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSA PENYAKIT TBC DI MASA PANDEMI DENGAN MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING DI PUSKESMAS MEDAN JOHOR

Zulfahmi Indra ., M. Reza Pratama Harahap

Abstract


Tuberkulosis merupakan salah satu penyakit yang menular dan dapat menginfeksi semua kalangan umur mulai dari bayi, balita, remaja sampai orang tua yang dapat menimbulkan kesakitan dan kematian lebih dari 1 juta orang setiap tahun. Pada saat ini wabah covid-19 menjadi pandemik dan masuk ke Indonesia, dokter ahli yang biasanya menangani kasus pasien tuberkulosis harus beralih dan ikut  dalam menangani pengobatan pasien covid-19. Di sisi lain lockdown yang  diberlakukan membuat dampak terhadap pengobatan yang sedang dijalani.  Penderita merasa takut untuk datang ke pelayanan kesehatan  karena  menganggap  penderita tuberkulosis akan sangat beresiko dan mudah terkena covid 19. Untuk mengatasi masalah yang dijelaskan diatas, salah satunya dengan membangun sistem pakar. Dengan adanya bantuan teknologi komputer sistem pakar ini diharapkan dapat membantu mempermudah dalam mendiagnosa penyakit TBC. Untuk mendeteksi penyakit TBC, sistem pakar ini menggunakan metode Forward Chaining dengan memasukkan data penyakit dan gejala-gejala. Hasil dari penelitian ini berupa aplikasi sistem pakar yang dapat mendeteksi penyakit TBC. Sehingga dengan adanya sistem pakar ini bisa mempermudah pengguna mendapatkan informasi tentang gejala dan penyakit TBC. Sehingga dapat membantu pengguna dalam menemukan saran dan solusi terhadap penyakit yang dialami oleh TBC.

Keywords: Sistem Pakar, Forward Chaining, Penyakit TBC.

 

Abstract

Tuberculosis is an infectious disease that can affect all ages, from infants, young children, adolescents to the elderly, and can cause illness and death in more than one million people every year. Currently, the Covid-19 outbreak has become endemic and has entered Indonesia, and expert doctors who usually handle cases of tuberculosis patients must switch and participate in handling Covid-19 patients. On the other hand, the closure that was imposed had an impact on the treatment carried out. Patients are afraid to come to health services because they believe TB patients will be very risky and easily infected with Covid 19. To overcome the problems mentioned above, one of them is by building an expert system. With the help of computer technology, this expert system is expected to help facilitate the diagnosis of tuberculosis. To detect tuberculosis, this expert system uses a forward sequencing method by entering disease and symptom data. The result of this research is the application of an expert system that can detect tuberculosis. Even with this expert system, it can make it easier for users to get information about the symptoms and diseases of tuberculosis. So that it can help users to seek advice and solutions for TB disease.

 


Keywords


Expert System, Forward Chaining, TB Disease.

Full Text:

PDF

References


B. Yanti, “Penyuluhan Pencegahan Penyakit Tuberkulosis (TBC) Era New Normal,“ Jurnal Pengabdian Masyarakat., vol. 4, no. 1, pp. 325-332, 2018.

T. Kristini, dan R. Hamidah “Potensi Penularan Tuberculosis Paru pada Anggota Keluarga Penderita,“ Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia., vol. 15, no. 1, pp. 24-28, 2020.

F. Ningsih, R. Ovany, dan Y. Anjelina “Literature Review: Hubungan Pengetahuan terhadap Sikap Masyarakat tentang Upaya Pencegahan Penularan Tuberculosis,“ Jurnal Surya Medika (JSM)., vol. 7, no. 2, pp. 108-115, 2022.

P. Pamungkas, dan M. Yusuf “Dampak Pengobatan Tuberkulosis Ditengah Pandemi Covid 19,“ Jurnal infokes., vol. 10, no. 2, pp. 289-292, 2020.

Y. Wiguna, F. Taufik, dan A. H. Nasyuha “Sistem Pakar Mendiagnosa Penyakit Batu Karang Menggunakan Metode Dempster Shafer,“ Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Sistem Komputer TGD., vol. 5, no. 1, pp. 66-75, 2022.

A. A. Yaqin, dan S. Sehman “Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Tuberculosis (TBC) Dengan Metode Forward Chaining,“ Ubiquitous: Computers and its Applications Journal., vol. 4, no. 2, 2021.

S. Rijal, M. Sarjan dan S. Syarli “Sistem Pakar Mendiagnosa Penyakit TBC,“ Journal Peqguruang: Conference Series., vol. 3, no. 1, pp. 134-137, 2021.

Y. Arvita, dan D. Meisak “Sistem Informasi Pengumpulan Data Masyarakat Terkena TBC Untuk Menghindari Terjangkit Covid-19,“ Jurnal Sains dan Informatika., vol. 7, no. 2, pp. 202-211, 2021.

K. R. Ririh, N. Laili. A. Wicaksono dan S. Tsurayya “Studi Komparasi Dan Analisis SWOT Pada Implementasi Kecerdasan Buatan (Artificia Intelligence) Di Indonesia,“ Jurnal Teknik Industri., vol. 15, no. 2, pp. 122-133, 2020.

C. Halim, dan H. Prasetyo “Penerapan Artificial Intellegence dalam Computer Aided Intructure (CAI),“ Jurnal Sistem Cerdas., vol. 1, no. 1, pp. 45-51, 2018.

M. R. Handoko, dan N. Neneng “. Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Selama Kehamilan Menggunakan Metode Naive Bayes Berbasis Web,“ Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi., vol. 2, no. 1, pp. 50-58, 2021.

R. Alexander, D. H Setiabudi dan A. Setiawan “Sistem Pakar Deteksi Penyakit Ikan Lohan Menggunakan Metode Forward Chaining,“ Jurnal Infra., vol. 10, no. 1, pp. 197-202, 2022.

I. R. Yansyah, dan S. Sumijan “Sistem Pakar Metode Forward Chaining untuk Mengukur Keparahan Penyakit Gigi dan Mulut,“ Jurnal Sistim Informasi dan Teknologi., vol. 3, no. 2, pp. 41-47, 2021.

L. Y. Prambudi, dan A. Z. Falani “Sistem Pakar Menentukan Keahlian Siswa Menggunakan Metode Forward Chaining,“ Jurnal Syntax Idea., vol. 4, no. 1, pp. 143-153, 2022.

S. Rafiqoh, D. Kurniadi dan A. Riansyah “Sistem Pakar Menggunakan Metode Forward Chaining untuk Diagnosa Penyakit Tanaman Karet,“ Sultan Agung Fundamental Research Journal., vol. 1, no. 1, pp. 54-60, 2020.

R. R. Fanny, N. A. Hasibuan dan E. Buulolo “Perancangan Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Asidosis Tubulus Renalis Menggunakan Metode Certainty Factor Dengan Penulusuran Forward Chaining,“ Jurnal Media Informatika Budidarma., vol. 1, no. 1, pp. 13-16, 2017.

S. Andayani, “Prediksi Kejadian Penyakit Tuberkulosis Paru Berdasarkan Jenis Kelamin,“ Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Bengkulu., vol. 8, no. 2, pp. 135-140, 2020.

M. I. Kamil, E. K. Erza dan D. D. Kangko “Analisis Kebutuhan Untuk Temu Kembali Informasi Bidang Kesehatan Topik Tuberculosis Pada Yarsi TB Care,“ Jurnal Perpustakaan., vol. 12, no. 2, pp. 101-116, 2020.

N. Aja, R. Ramli dan H. Rahman “Penularan Tuberkulosis Paru dalam Anggota Keluarga di Wilayah Kerja Puskesmas Siko Kota Ternate,“ Jurnal Kedokteran dan Kesehatan., vol. 18, no. 1, pp. 78-87, 2022.

M. Amin, H. Hasan, I. A. Marhana dan K. Winariani. Buku Ajar Paru. Surabaya : Universitas Airlangga. 2019.

M. Ghozali, dan H. Sumarti “Deteksi Tepi pada Citra Rontgen Penyakit COVID-19 Menggunakan Metode Sobel,“ Jurnal Imejing Diagnostik (JImeD)., vol. 6, no. 2, pp. 51-59, 2020.

S. N. Yanti, dan E. Budianti “Aplikasi Sistem Pakar untuk Mendiagnosa Virus Covid-19 pada Manusia Berbasis Web Menggunakan Metode Forward Chaining,“ Jurnal Informatika Universitas Pamulang., vol. 5, no. 4, 2020.

M. Jannah, dan Sarwandi. Mahir Bahasa Pemrograman PHP. Jakarta : PT Elex Media Komputindo. 2019.

B. Erdani, F. D. Aditia, S. Rodiah, C. Ciptyasih dan I. H. Santi “Sistem Aplikasi Kamus Istilah Bahasa Pemrograman PHP Menggunakan Algoritma Brute Force,“ JMAI (Jurnal Multimedia & Artificial Intelligence)., vol. 3, no. 1, pp. 1-8, 2019.

A. Fajrin, “Aplikasi Sistem Pakar Mendeteksi Kerusakan Pada Mesin Toyota 4A-FE Berbasis Web,“ Computer and Science Industrial Engineering (COMASIE)., vol. 6, no. 2, pp. 11-20, 2022.




DOI: https://doi.org/10.24114/jmk.v8i3.40989

Article Metrics

Abstract view : 359 times
PDF - 229 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 KARISMATIKA: Kumpulan Artikel Ilmiah, Informatika, Statistik, Matematika dan Aplikasi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

       KARISMATIKA :

       Kumpulan Artikel Ilmiah Informatika, Statistik, Matematika dan Aplikasi