REVITALISASI RUANG TERBUKA HIJAU DI WILAYAH URBAN: ELABORASI HASIL FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) PERENCANAAN TAMAN MAJU BERSAMA DI KELURAHAN GANDARIA UTARA DI JAKARTA SELATAN

Mohammad Sanjiva Refi Hasibuan, Lasmaria Sidabutar

Abstract


Taman Maju Bersama (TMB) adalah salah satu program pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menyediakan ruang terbuka hijau di kawasan perkotaan. Dalam proses perencanaannya, program TMB melibatkan partisipasi aktif masyarakat dengan mengadakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) untuk mendapatkan masukan-masukan (input) yang positif demi kelancaran program TMB. Kegiatan FGD ini melibatkan instansi pemerintah tingkat kelurahan dan kecamatan, RT, RW, tokoh masyarakat, perwakilan warga lokal, kelompok PKK, Karang Taruna, hingga komunitas yang terdapat pada daerah tersebut. FGD dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu pada tahap awal perencanaan, tahap penyampaian konsep dan desain, serta tahap akhir sosialisasi desain akhir kepada masyarakat. Teknik pelaksanaan FGD yang digunakan adalah diskusi atau tanya jawab secara langsung dan tertulis. Teknik tertulis lebih efektif digunakan dalam mendapatkan ide, masukan, dan komentar dari masyarakat. Hasil dari kegiatan FGD akan menjadi dasar pertimbangan dan masukan bagi konsultan perencana dalam merencanakan dan merancang sebuah taman yang fungsional dan estetis.

Kata Kunci: Taman Maju Bersama; Focus Group Discussion; Partisipasi; Perencanaan; Taman.

Abstract

Taman Maju Bersama (TMB) is one of the DKI Jakarta Provincial Government programs in providing green open space in urban areas. In the planning process, the TMB program involves the active participation of the community by holding Focus Group Discussion (FGD) activities to obtain positive inputs for the smooth running of the TMB program. This FGD activity involved government agencies at the village and sub-district level, RT, RW, community leaders, representatives of local residents, PKK groups, Youth Organizations, and communities in the area. The FGD was carried out in three stages, namely in the initial stages of planning, the stage of conceptual delivery and design, and the final stage of the final design socialization to the community. The FGD implementation technique used was direct and written discussion or question and answer. Written techniques are felt to be more effective in getting ideas, input, and comments from the public. The results of the FGD activities will be the basis for consideration and input for planning consultants in planning and designing a park that is functional and aesthetic.

Key words: Taman Maju Bersama; Focus Group Discussion; Participation; Planning; Park


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24114/jpkm.v26i3.17208

Article Metrics

Abstract view : 99 times
PDF - 92 times

Refbacks



Copyright (c) 2020 JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

p-ISSN: 0852-2715 | e-ISSN: 2502-7220


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.