PEMBERDAYAAN PETANI KOPI MELALUI SORTASI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS HASIL PANEN DI DESA HARJOKUNCARAN, MALANG, JAWA TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.24114/jpkm.v31i2.65535Abstract
kualitas hasil panen akibat minimnya pemahaman dan penerapan teknik sortasi yang sesuai dengan
standar pasar. Kondisi berdampak pada rendahnya harga jual biji kopi. Untuk mengatasi masalah
tersebut, program pemberdayaan petani dilakukan melalui penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan
berbasis praktik langsung. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan penerapan teknik
sortasi guna meningkatkan kualitas hasil panen yang lebih baik. Hasil evaluasi menunjukkan adanya
peningkatan pemahaman petani sebesar 45,50%, sedangkan penerapan teknik sortasi meningkat lebih
dari dua kali lipat, yaitu dari 24% menjadi 52%. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman
tidak selalu diikuti oleh adopsi praktik secara optimal. Faktor ekonomi dan edukasi berkelanjutan
berperan penting dalam penerapan teknik sortasi. Oleh karena itu, strategi lanjutan seperti pemberian
insentif harga dan penyebaran informasi yang lebih luas perlu diterapkan agar petani terus mengadopsi
teknik sortasi secara konsisten. Dengan pendekatan berbasis praktik langsung serta dukungan ekonomi
dan edukasi berkelanjutan, diharapkan kualitas hasil panen kopi dapat meningkat secara optimal.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
