This is an outdated version published on 2025-04-25. Read the most recent version.

PENERAPAN HOTS DENGAN PELATIHAN MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED LEARNING GURU IPA SE KAB.LANGKAT

Authors

  • Martina Restuati Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.24114/jpkm.v31i2.65538

Abstract

Virtual Class adalah sebuah media pembelajaran yang memungkinkan sistemnya bekerja
dengan baik dan menjalankan fungsi pengajaran di kelas meski tanpa kehadiran dosen
atau guru, konsep ini lebih dikenal dengan sebutan e-learning. Hal ini membawa
pengaruh terjadinya proses transformasi pendidikan konvensional ke dalam bentuk
digital, baik secara isi (contents) dan sistemnya. Salah satu model pembelajaran yang
dianggap cocok dengan gaya millennial saat ini adalah flipped learning. Flipped
learning adalah model pembelajaran yang membalik metode tradisional, dimana
biasanya materi diberikan dikelas dan siswa mengerjakan tugas dirumah maka pada
flipped learning, materi terlebih dahulu diberikan melalui video pembelajaran atau
bahan bacaan lainnya melalui elearning yang harus ditonton atau dibaca oleh
siswa/mahasiswa dirumah masing – masing”. Aplikasi-aplikasi penunjang flipped
learning seperti edpazzle dan filmora sebagai video audio editor, paddlet sebagai media
forum diskusi online, kahoot sebagai media kuis creator sampai edmodo sebagai media
e-learning dan Screencastify sebagai media rekam layar. “Pelatihan Model
Pembelajaran Flipped Learning Guru IPA Se Kab. Langkat”. Kegiatan ini
diselenggarakan di Gedung PKK Langkat, Kwala Bingai Stabat, dengan metode ceramah
dan praktik langsung. Peserta pelatihan ini adalah 40 orang yang terdiri dari guru-guru
IPA Se Kab. Langkat Kegiatan berlangsung selama 1 (satu) hari dengan durasi 5 (empat)
jam. Melalui kegiatan ini, diharapkan ketrampilan dan pemahaman peserta meningkat
terkait penggunaan pembelajaran berbasis Flipped learning.

References

Published

2025-04-25

Versions

Issue

Section

Articles