Transformasi Limbah Kulit Pisang Goroho Khas Ternate Menjadi Produk Hand Sanitizer Bernilai Ekonomis : Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK Tafure Ternate Utara
DOI:
https://doi.org/10.24114/jpkm.v31i3.68571Abstract
Tingginya angka penyakit menular seperti TBC, ISPA, DBD, dan malaria di Kota Ternate mencerminkan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Sebagai upaya preventif sekaligus pemberdayaan masyarakat, dilakukan program pelatihan pembuatan hand sanitizer berbasis limbah kulit pisang goroho (Musa acuminata sp.) yang diketahui mengandung senyawa antibakteri seperti flavonoid dan saponin. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK Kelurahan Tafure dalam mengolah limbah lokal menjadi produk kesehatan yang bernilai guna. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi PHBS, edukasi formulasi dan kemasan produk, serta pelatihan pembuatan hand sanitizer dengan komposisi 65% ekstrak kulit pisang, 27% alkohol 70%, dan 8% minyak zaitun. Hasil menunjukkan bahwa peserta menunjukkan antusiasme tinggi, mampu memahami proses produksi secara mandiri, dan menghasilkan produk dengan karakteristik fisik yang stabil, tidak lengket, serta tidak menyebabkan iritasi. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran sanitasi dan PHBS, tetapi juga membuka peluang usaha berbasis potensi lokal yang dapat dikembangkan secara berkelanjutanDownloads
Published
2025-09-10
Issue
Section
Articles
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
