TRANSFORMASI PEMBAKARAN ARANG BATOK MENJADI ASAP CAIR DENGAN PENERAPAN SAINS TECHNO SEBAGAI DIVERSIFIKASI PRODUK UMKM USAHA ARANG BATOK
DOI:
https://doi.org/10.24114/jpkm.v31i4.69207Abstract
Mitra kegiatan ini adalah Usaha bersama Arang Batok di desa Patumbak Dua dusun IV kabupaten Deli Serdang.
Dipimpin oleh Bapak Burman Siagian mulai beroperasi sejak tahun 2020 memiliki pekerja tetap 3 orang. Selama ini,
pembakaran arang batok hanya menghasilkan arang sebagai produk utama, sementara potensi limbah asap yang
dihasilkan belum dimanfaatkan secara optimal dan menjadi limbah yang menimbulkan dampak negatif. Padahal
Konversi limbah asap arang batok menjadi produk yang mempunyai nilai ekonomi dan memiliki manfaat yang begitu
banyak yakni: Pengawet Makanan Alami Pengendalian Hama pada industri pertanian, dan dapat digunakan dalam
proses pengolahan limbah untuk mengurangi bau tidak sedap. Melalui kegiatan PKM penerapan teknologi destilasi
pirolisis, asap hasil pembakaran arang batok dapat ditangkap, diolah, dan dikondensasi menjadi asap cair. Tim
pengabdian memperkenalkan konsep sains techno dengan mengintegrasikan prinsip dasar kimia dan teknik pengolahan
hasil pembakaran. Kegiatan pada Mitra IRT Arang batok diawali dengan Sosialisasi dan pelatihan; bagi mitra untuk
meningkatkan pengetahuan dan Ketrampilan SDM dalam pengolahan asap pembakaran menjadi produk asap cair.
Selanjutnya pelatihan pembuatan dan penerapan alat TTG Pirolisis kondensasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa
pengetahuan dan ketrampilan SDM dalam pengolahan asap pembakaran menjadi asap cair meningkat, Sebelum kegiatan
hanya 1 orang yang mengetahui pengolahan asap cair setelah kegiatan 3 orang pekerja mengetahui (>100%). Sebelum
kegiatan hanya memproduksi arang batok, dengan menggunakan TTG pirolisis kondensasi diperoleh pengolahan asap
pembakaran menjadi produk asap cair dengan rendemen (40%) atau 40 kg dari pembakaran 160 kg batok kelapa grade
3. Diversifikasi produk membuat peningkatan jumlah tenaga kerja dari 3 pekerja menjadi 4-5 orang. Ada penambahan 2
orang pekerja untuk pengoperasian alat dan produk asap cair. Dengan adanya pengolahan asap pembakaran arang
batok maka perekonomian dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mitra (IRT Usaha Bersama Arang Batok)
dan kesehatan masyarakat sekitar.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
