INOVASI KOLAM RAS MENGGUNAKAN ELEKTROKOAGULASI SEBAGAI FILTER LIMBAH AIR KOLAM IKAN NILA

Authors

  • Muhammad Isnaini, M.Pd (Faculty of Engineering, Universitas Negeri Medan, Indonesia)

DOI:

https://doi.org/10.24114/tha3b886

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan efisiensi budidaya ikan nila dengan menerapkan teknologi Recirculating Aquaculture System (RAS) yang terintegrasi dengan sistem elektrokoagulasi untuk mengolah limbah air kolam. Mitra kegiatan, kelompok pembudidaya ikan “Sejahtera”, menghadapi permasalahan inefisiensi sistem budidaya tradisional yang boros air dan penurunan kualitas air akibat akumulasi limbah organik. Solusi yang ditawarkan adalah penerapan sistem RAS untuk sirkulasi air tertutup guna menghemat penggunaan air, serta teknologi elektrokoagulasi untuk mengendapkan polutan dalam limbah kolam. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, instalasi, pendampingan teknis, dan evaluasi. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem RAS berhasil mempertahankan kualitas air secara berkelanjutan, sedangkan elektrokoagulasi efektif mengurangi partikel tersuspensi dan senyawa organik terlarut. Penerapan kedua teknologi ini memberikan dampak positif terhadap kesehatan ikan, efisiensi penggunaan air, dan produktivitas panen, sekaligus meningkatkan kapasitas mitra dalam pengelolaan budidaya berbasis teknologi. Secara keseluruhan, program ini membuktikan bahwa integrasi teknologi tepat guna dapat menjadi solusi inovatif untuk pengembangan perikanan berkelanjutan di tingkat masyarakat.

Kata kunci: Ikan nila, Recirculating Aquaculture System, elektrokoagulasi, kualitas air, teknologi tepat guna

References

Downloads

Published

2026-06-29

Issue

Section

Articles