DISEMINASI DIVERSIFIKASI PRODUK SUSU SEGAR UNTUK MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MITRA DI SEKITAR KAMPUS UNIVERSITAS HASANUDDIN
DOI:
https://doi.org/10.24114/36zr1d84Abstract
Bangsa sapi perah di dunia pada dasarnya dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu sapi perah subtropis dan sapi perah tropis. Bangsa sapi perah yang dikembangkan di Indonesia, khususnya di Kota Makassar, adalah sapi Fries Holstein (FH) yang berasal dari daerah subtropis. Salah satu peternakan sapi FH berlokasi di Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin, Makassar. Sapi FH yang ada di Fakultas Peternakan Unhas sebanyak 8 ekor, dengan rata-rata produksi mencapai 12-23 liter/hari, siap dikonsumsi oleh konsumen. Jika petani menjual susu sapi segar seharga Rp18.000 sampai Rp20.000 per liter, melalui pengelolaan UMKM, para petani susu dapat meningkatkan nilai ekonomi susu sapi dengan mengolahnya menjadi produk-produk yang memiliki harga jual lebih tinggi. Namun, masih banyak masyarakat yang belum memahami pengolahan dan penanganan susu segar. Pada umumnya, produk yang cukup diminati oleh masyarakat adalah susu pasteurisasi dan mentega sebagai bahan olahan untuk dioleskan pada roti. Pada kegiatan ini dilakukan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan dan penyuluhan kepada peternak dan masyarakat sekitar terkait diversifikasi produk susu dan turunannya. Selanjutnya, diberikan penyuluhan terkait cara mengembangkan usaha melalui desain kemasan yang menarik hingga produk dan proses pengolahan yang halal. Target dari kegiatan ini adalah adanya kontribusi mitra dari luar Universitas Hasanuddin yang terlibat dalam proses pengolahan hasil ternak, sehingga masyarakat konsumen susu segar di sekitar kampus Universitas Hasanuddin dapat memiliki wawasan yang lebih luas tentang pentingnya peran susu dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, dengan membuat produk susu yang dapat dijual dengan harga yang lebih baik sehingga menambah pendapatan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan memberikan nuansa peningkatan motivasi untuk menjadi tenant dalam pengolahan susu. Pada kegiatan ini ada 30 orang peserta yang terdiri dari 2 UMKM, 5 ibu rumah tangga yang bergerak di bidang pengolahan kue dan minuman, serta 18 orang mahasiswa tingkat akhir S2, 2 orang mahasiswa S2, dan 3 orang mahasiswa S3 yang berminat pada pengolahan susu sebagai calon tenant. Sosialisasi dan pelatihan bagi konsumen susu sapi perah, mitra usaha mikro, dan mahasiswa tingkat akhir tentang pemanfaatan susu segar dan whey untuk pembuatan mentega, sehingga menjadi produk susu bernilai jual tinggi, serta memberikan motivasi dan antusiasme bagi mereka untuk melakukan pengolahan susu. Sosialisasi memberikan motivasi dan antusiasme bagi mereka untuk melakukan pengolahan susu. Berdasarkan responden, sekitar 28,4% yang berusaha menjual produk susu segar, tetapi 91,4% konsumen sudah pernah mengonsumsi susu segar yang diharapkan akan berdampak pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia ke depannya.
Kata kunci: Sapi perah, pengolahan produk susu, pelatihan dan penyuluhan, motivasi, produk halal
References
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
