INTEGRATED FARMING SYSTEM BERBASIS KONSERVASI DALAM MENDUKUNG PEMBANGUNAN PERTANIAN BERKELANJUTAN DI DESA PENYANGGA HUTAN SANENREJO
DOI:
https://doi.org/10.24114/11m4t835Abstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Penyangga Hutan Sanenrejo yang memiliki potensi komoditas kopi yang baik, masih memiliki permasalahan yang belum terselesaikan, seperti rendahnya kualitas pengolahan kopi pascapanen, lemahnya manajemen usaha dan pemasaran digital, belum optimalnya inovasi kopi herbal, dan rendahnya kesadaran konservasi lingkungan, serta pengelolaan limbah organik. Kondisi ini menyebabkan rendahnya nilai jual kopi dan ketidakseimbangan ekosistem alami kawasan hutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan menerapkan pendekatan Integrated Farming System untuk mendukung pertanian berkelanjutan dengan meningkatkan nilai jual produk, peningkatan pendapatan masyarakat, dan pelestarian lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi observasi dan identifikasi masalah, sosialisasi program, pelatihan teknis dan manajerial, penerapan teknologi tepat guna berupa fermentor kopi, roaster, dan alat kompos blok, serta pendampingan dan evaluasi bersama mitra Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dan Karang Taruna. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kualitas mutu produk kopi, peningkatan nilai tambah pengembangan produk herbal, penguatan branding, dan peningkatan kesadaran lingkungan. Penerapan Integrated Farming System terbukti mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat dan pelestarian lingkungan di Desa Penyangga Hutan Sanenrejo.
Kata Kunci: Integrated Farming System, kopi, pengabdian masyarakat, konservasi lingkungan, desa penyangga hutan
References
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
