PENINGKATAN EKONOMI KELUARGA PMI PURNA MELALUI PENGOLAHAN KERUPUK IKAN DI PULAU TERPENCIL BAWEAN
DOI:
https://doi.org/10.24114/najtx325Abstract
Pulau Bawean yang terkenal dengan budaya merantau bagi para pemuda telah memberikan kontribusi yang besar bagi pendapatan devisa Negara. Hal ini sejalan dengan penghasilan yang didapat para perantau dari Pulau Bawean tersebut. Namun tidak semua perantau mampu mengelola pendapatan mereka dengan baik. Selepas purna sebagai PMI, para perantau asal Pulau Bawean ini masih harus bekerja keras guna memenuhi kebutuhan hidupnya. Salah satu cara memenuhi kebutuhan hidupnya adalah dengan menjalankan usaha pengolahan kerupuk ikan. Dalam mengelola usaha kerupuk ikan tersebut, para purna PMI masih menggunakan cara-cara tradisional dan jauh dari kesan professional. Hal ini memberikan dampak yang kurang baik bagi perekonomian mereka. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, menggunakan metode Chain of Respons serta Group Work. Kegiatan yang dilakukan adalah pemberdayaan bagi para PMI purna pelaku usaha kerupuk ikan. Pemberdayaan tersebut dilakukan dengan melakukan pelatihan terkait pengembangan usaha. Pelatihan yang dilakukan antara lain keterampilan manajemen keuangan sederhana, strategi pemasaran serta legalitas usaha dan branding produk. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya perubahan mindset dari pengelolaan usaha secara tradisional menjadi lebih professional..
Kata kunci: usaha kerupuk ikan; pelatihan; peningkatan ekonomi
References
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
