SKRINING DAN MANAJEMEN FAKTOR RISIKO PENYAKIT TULANG BAGI MASYARAKAT AWAM
DOI:
https://doi.org/10.24114/he85wv02Abstract
Prevalensi penyakit tulang secara global sekitar 19,7% dari populasi. Jenis penyakit tulang sangat beragam, mulai dari osteoporosis, paged disease bone, osteogeneiss imperfecta maupun osteoarthritis. Penyakit tulang seperti osteoporosis maupun osteoartritis memberikan dampak yang signifikan pada kehidupan. Masalah-masalah ini sangat berdampak pada kualitas hidup seseorang. tindakan pencegahan-pencegahan masih banyak menemui kendala. Kurangnya pengetahuan masyarakat terkait faktor resiko dan pengendaliannya menjadi hambatan. Edukasi pada masyarakat menjadi salah satu solusi yang dapat dilakukan. Program ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat terutama pada populasi yang beresiko mengalami penyakit tulang dan sendi; memberikan pengetahuan dan praktik pada masyarakat dalam melakukan aktivitas-aktivitas yang dapat menjadi upaya dalam pencegahan penyakit tulang. Kegiatan pengabdian dilakukan melaui metode penyuluhan kesehatan metode ceramah dan diskusi dan tanya jawab; kegiatan senam dan skrining faktor risiko penyakit tulang. Hasil skrining menunjukkan faktor risiko yang ada mayoritas jenis kelamin perempuan dengan usia diatas 60 tahun. Faktor Indeks Massa Tubuh (IMT) juga menjadi faktor risiko pada lansia. Hasil skrining juga menunjukkan asam urat cenderung tinggi pada hampir 50% populasi. Dari hasil pengabdian disimpulkan bahwa skrining menjadi hal penting dalam upaya pencegahan penyakit tulang. Beberapa faktor risiko seperti usia, IMT dan kadar asam urat menjadi temuan penting dalam pencegahan dan manajemen faktor risiko penyakit tulang.
Kata Kunci: Skrining, faktor risiko, penyakit tulang
References
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
