PENINGKATAN KOMPETENSI TARUNA MELALUI PROGRAM PRAKTIK INDUSTRI PADA SISTEM RANTAI DINGIN PERIKANAN DI SORONG, PAPUA BARAT DAYA

Authors

  • Boby Wisely Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong

DOI:

https://doi.org/10.24114/5kkg0d24

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kompetensi taruna melalui pembelajaran berbasis pengalaman pada lima sektor industri perikanan, yaitu produksi tangkapan ikan, cold storage, bengkel mekanik refrigerasi, pengolahan ikan beku, dan pengolahan ikan kaleng. Permasalahan yang dihadapi meliputi keterbatasan pemahaman mengenai pengendalian suhu, keterampilan teknis pengoperasian dan perawatan peralatan refrigerasi, serta pengalaman kerja langsung di lingkungan industri. Kegiatan dilaksanakan pada 14–16 April 2026 di Sorong, Papua Barat Daya, dengan melibatkan 15 taruna melalui empat tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, pendampingan, dan evaluasi. Evaluasi menggunakan kuesioner skala Likert 1–5 dan observasi kinerja untuk mengukur empat indikator: pemahaman sistem rantai dingin, keterampilan refrigerasi, kemampuan praktik lapangan, serta penilaian mitra industri. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 2,85 sebelum kegiatan menjadi 4,20 setelah kegiatan, atau meningkat 47,37%. Peningkatan tertinggi terjadi pada keterampilan refrigerasi, dari 2,7 menjadi 4,1. Keberhasilan program juga ditunjukkan oleh keterlibatan seluruh peserta, terlaksananya praktik pada lima sektor industri, dan meningkatnya kesiapan kerja berdasarkan penilaian mitra. Kebaruan program terletak pada integrasi pembelajaran lintas rantai nilai perikanan dengan pendampingan teknis dan evaluasi multiindikator yang melibatkan taruna serta mitra industri. Program ini berkontribusi sebagai model pembelajaran praktik kontekstual untuk memperkuat kompetensi teknis dan kesiapan kerja sumber daya manusia perikanan.

 

Kata kunci: Kompetensi Taruna, Pratik Industri, Rantai Dingin, Refrigerasi, Perikanan

References

Downloads

Published

2026-09-26