DIMENSI PSIKOSOSIAL BERDASARKAN PARTISIPASI DALAM EKSTRAKURIKULER OLAHRAGA DAN KEMAMPUAN MOTORIK (Studi Korelasional di MAN 3 Sukabumi)

Penulis

  • Zaitun Fatimatuz Zahra Universitas Pendidikan Indonesia
  • Asep Sumpena Universitas Pendidikan Indonesia
  • Jajat Darajat KN Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24114/jpor.v11i1.67578

Kata Kunci:

Partisipasi Olahraga, Ekstrakurikuler, Kemampuan Motorik, Masalah Psikososial,

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara partisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler olahraga
dan kemampuan motorik terhadap masalah psikososial siswa di MAN 3 Sukabumi. Masa remaja merupakan
fase perkembangan yang rentan terhadap berbagai tekanan psikologis, sehingga penting untuk mengkaji peran
aktivitas fisik dalam mendukung kesejahteraan mental. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif
korelasional dengan jumlah sampel sebanyak 35 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling
berdasarkan kriteria tertentu. Instrumen yang digunakan meliputi Pediatric Symptom Checklist (PSC) 35 untuk
mengukur masalah psikososial, Barrow Motor Ability Test untuk kemampuan motorik, dan kuisioner partisipasi
untuk mengukur tingkat keterlibatan siswa dalam kegiatan olahraga yang terdiri dari enam indikator yaitu,
kehadiran, terlibat langsung, mempunyai tujuan, memberi tanggapan, memberikan informasi, bertanggung
jawabl dan merasakan manfaat. Analisis data dilakukan dengan bantuan Statistical Package for the Social
Sciences SPSS versi 25 melalui uji statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, serta uji korelasi berganda
(multiple correlation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara
partisipasi dalam ekstrakurikuler olahraga dan kemampuan motorik dengan masalah psikososial siswa.
Partisipasi memiliki korelasi sebesar r = -0,388 (p = 0,021), sedangkan kemampuan motorik sebesar r = -0,409
(p = 0,015). Analisis regresi menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut secara simultan memberikan
kontribusi sebesar 31,9% terhadap masalah psikososial (R² = 0,319; p = 0,002). Kesimpulannya, semakin tinggi
tingkat partisipasi siswa dalam kegiatan olahraga dan semakin baik kemampuan motoriknya, maka semakin
rendah tingkat masalah psikososial yang mereka alami.

Referensi

Bisa, M. (2019). Tinjauan Sosiologis Olahraga Dan Anak-Anak. Jurnal Fisioterapi Dan Rehabilitasi, 3(2), 48–61. https://doi.org/10.33660/jfrwhs.v3i2.76

Budiman, & Ruslan Rusmana. (2021). Pengaruh Kegiatan Ekstrakurikuler Olahraga Terhadap Perkembangan Life Skills Siswa. Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani Dan Olah Raga), 6(2), 306–314. https://doi.org/10.36526/kejaora.v6i2.1557

Cantika, D., Tohar, A. A., & Khairi, Z. (2024). Membangun Harga Diri: Upaya Penguatan Pendidikan Karakter Remaja. IJEDR: Indonesian Journal of Education and Development Research, 2(2), 1271–1280. https://doi.org/10.57235/ijedr.v2i2.2569

Gould, D., & Carson, S. (2008). International Review of Sport and Exercise Psychology. International Review of Sport and Exercise Psychology, 1(1), 58–78. https://doi.org/10.1080/17509840701834573

M. Ghazwa Isha Firdaus, Ibnu Sina, Raden Akhmad Atqoo, Khofif Fauzi, Yogi Nurrohim, & Galih Septiansyah Firdaus. (2025). Pengaruh Olahraga Terhadap Kesehatan Mental Siswa Sekolah Menengah Di Smkn 2 Pandeglang. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu, 2(3), 101–105. https://doi.org/10.69714/jybavn59

Mira Santika Samaloisa. (2024). KETERLAMBATAN PERKEMBANGAN MOTORIK ANAK AKIBAT KURANGNYA ASUPAN GIZ.

Nurhayati, T. (2016). Perkembangan Perilaku Psikososial pada masa Pubertas. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

Pascoe, M., Bailey, A. P., Craike, M., Carter, T., Patten, R., Stepto, N., & Parker, A. (2020). Physical activity and exercise in youth mental health promotion: A scoping review. BMJ Open Sport and Exercise Medicine, 6(1), 1–11. https://doi.org/10.1136/bmjsem-2019-000677

Rebar, A. L., Stanton, R., Geard, D., Short, C., Duncan, M. J., & Vandelanotte, C. (2015). A meta-meta-analysis of the effect of physical activity on depression and anxiety in non-clinical adult populations. Health Psychology Review, 9(3), 366–378. https://doi.org/10.1080/17437199.2015.1022901

Sarfika, R., Wenny, B. P., Putri, D. E., Refnandes, R., Fernandes, F., Freska, W., & Rahayuningsih, A. (2024). Pemberian Pendidikan Kesehatan Tumbuh Kembang Psikososial Pada Remaja Sebagai Upaya Mencegah Masalah Kesehatan Mental. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 8(1), 95. https://doi.org/10.31764/jmm.v8i1.19619

Sobh, Z. M. (2020). Identity Among Adolescent Arab-Americans in Dearborn, Michigan: An Eriksonian Perspective. In University of Michigan-Dearborn (Vol. 20).

Suherly Dina Saputra, A., & Syamsul taufik, M. (2019). Korelasi Antara Motor Ability Dengan Keterampilan Dasar Bermain Bola Voli Pada Siswa Berusia 18-19. Maenpo, 9(1), 30. https://doi.org/10.35194/jm.v9i1.906

Suryana, E., Hasdikurniati, A. I., Harmayanti, A. A., & Harto, K. (2022). Perkembangan Remaja Awal, Menengah Dan Implikasinya Terhadap Pendidikan. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 8(3), 1917–1928. https://doi.org/10.58258/jime.v8i3.3494

Wang, W., Li, W., & Yao, J. (2024). The Relationship between Participation in Extracurricular Arts and Sports Activities and Adolescents’ Social and Emotional Skills: An Empirical Analysis Based on the OECD Social and Emotional Skills Survey. Behavioral Sciences, 14(7), 541. https://doi.org/10.3390/bs14070541

Wiyono, D. M., & Sumpena, A. (2018). Survey on Student Motivation and Participation in Futsal Extracurricular. 2(229), 842–848. https://doi.org/10.5220/0007071808420848

Yasunaga, M., Miyaguchi, H., Ishizuki, C., Kita, Y., & Nakai, A. (2024). Association between Motor Skills, Occupational Performance, and Mental Health in Japanese Children with Neurodevelopmental Disorders: A Cross-Sectional Correlational Study. Children, 11(8). https://doi.org/10.3390/children11080899

Diterbitkan

2025-06-30

Cara Mengutip

“DIMENSI PSIKOSOSIAL BERDASARKAN PARTISIPASI DALAM EKSTRAKURIKULER OLAHRAGA DAN KEMAMPUAN MOTORIK (Studi Korelasional Di MAN 3 Sukabumi) ”. Jurnal Pedagogik Olahraga 11, no. 1 (Juni 30, 2025): 209–2017. Diakses Maret 23, 2026. https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/jpor/article/view/67578.