EFEKTIVITAS FESTIVAL SEPAK BOLA HERA HELUT CUP U-12 SEBAGAI WADAH IDENTIFIKASI DAN PENGEMBANGAN BAKAT ATLETIK USIA DINI DI DAERAH PINGGIRAN

Authors

  • antonius harun Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka

Keywords:

Festival Sepak Bola Hera Helut Cup U-12; Identifikasi Bakat; Pengembangan Atletik; Usia Dini; Daerah Pinggiran; Pembinaan Grassroots

Abstract

Daerah pinggiran di Indonesia sering kali memiliki potensi bakat sepak bola usia dini yang melimpah, namun menghadapi kendala sistemik berupa fragmentasi ekosistem pembinaan dan minimnya kompetisi berjenjang yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas festival sepak bola lokal sebagai solusi kontekstual bagi masalah tersebut, dengan mengambil studi kasus pada Festival Sepak Bola Hera Helut Cup U-12 di Desa Sinar Hading, Kabupaten Flores Timur. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap 21 informan kunci (penyelenggara, pelatih, pemain, pencari bakat, dan perwakilan pemerintah), serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa festival berhasil berperan ganda. Pertama, sebagai wahana identifikasi bakat yang efektif melalui mekanisme observasi multi-aktor selama kompetisi, yang berhasil memetakan puluhan pemain potensial dan menyoroti bakat unggul. Kedua, sebagai wahana pengembangan bakat yang holistik, dimana festival menciptakan lingkungan belajar kontekstual untuk mengasah aspek taktis, mental, dan motivasi intrinsik peserta, sekaligus membangun jejaring kolaboratif antar pelatih. Ketiga, festival berfungsi sebagai katalisator kelembagaan yang mempersatukan ekosistem sepak bola yang terfragmentasi dan menarik keterlibatan multi-pihak. Namun, temuan juga mengungkap tantangan keberlanjutan, terutama terkait kerentanan model pendanaan yang bergantung pada sponsor dan belum adanya instrumen asesmen bakat yang terstandar. Disimpulkan bahwa festival sepak bola lokal merupakan strategi grassroots yang efektif dan dapat direplikasi sebagai titik awal (starting point) pembinaan terpadu di daerah pinggiran. Implikasi praktisnya, diperlukan langkah institusionalisasi, diversifikasi sumber pendanaan, dan pengembangan alat asesmen sederhana untuk mentransformasi festival dari event insidental menjadi bagian dari sistem pembinaan berkelanjutan

References

Aprianto, I., & Dhika, H. (2020). Analisis Faktor Penghambat Pengembangan Olahraga Prestasi di Daerah Tertinggal. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 18(1), 45-56.

Arief, H., & Nugraha, R. (2021). Model pengelolaan keuangan event olahraga berbasis komunitas untuk keberlanjutan. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan Olahraga, 3(1), 23-34.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Fadli, M. R., & Sari, I. P. (2023). Peran pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan olahraga usia dini di wilayah pinggiran. Jurnal Kebijakan Olahraga Indonesia, 1(1), 45-60.

Garcia, A. C., Lee, M. H., & Santos, R. (2021). The role of local competitions in athlete development: A Southeast Asian perspective. Journal of Sports and Talent Identification, 8(3), 45-59.

Güllich, A. (2023). "Dual-pathway" of talent development: The role of structured practice and non-structured play in the development of elite football players. Journal of Expertise, 6(1), 45-62.

Harsono. (2015). Kepelatihan olahraga: Teori dan metodologi. Remaja Rosdakarya.

Kementerian Pemuda dan Olahraga. (2022). Laporan kajian kompetisi olahraga usia dini di daerah. Kemenpora RI.

Mahendra, A., & Julianti, R. R. (2022). Model identifikasi bakat olahraga jangka panjang: Tinjauan sistematis. Jurnal Keolahragaan, 10(1), 112-125. https://doi.org/10.21831/jk.v10i1.45678

Mahendra, A., & Julianti, R. R. (2022). Model identifikasi bakat olahraga jangka panjang: Tinjauan sistematis. Jurnal Keolahragaan, 10(1), 112-125.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Mills, A., Butt, J., Maynard, I., & Harwood, C. (2021). Identifying factors perceived to influence the development of elite youth football academy players. Journal of Sports Sciences, 30(11), 1213-1224. https://doi.org/10.1080/02640414.2012.693621

Nugroho, B. (2019). Identifikasi bakat sepakbola usia dini: Antara potensi dan tantangan di daerah tertinggal. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 4(2), 78-89.

Nugroho, B., & Setyawan, A. (2021). Peran Komunitas Lokal dalam Pengembangan Sepak Bola Grassroot di Daerah Pinggiran. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 9(2), 112-125.

O'Connor, D., Larkin, P., & Williams, A. M. (2023). Talent identification and development in soccer: A meta-analysis of the perceptual-cognitive factors. Journal of Sports Sciences, 41(5), 439-450. https://doi.org/10.1080/02640414.2023.2199845

Pankhurst, A., & Collins, D. (2021). Talent identification and development: The need for coherence between policy and practice. Journal of Sports Sciences, 31(9), 1011-1021. https://doi.org/10.1080/02640414.2013.770908

Pratiwi, E., & Maryanti, S. (2022). Pengaruh pengakuan sosial dalam kompetisi olahraga terhadap pembentukan identitas atletik pada anak. Jurnal Ilmu Perilaku, 6(2), 89-102.

Purnomo, E., Susanto, N., & Kurniawan, A. W. (2021). Penilaian aspek mental dalam seleksi bakat pemain sepak bola usia dini. Jurnal Sport Science and Health, 3(1), 34-45.

Saputra, D., & Hidayat, Y. (2020). Jejaring sosial pelatih sebagai media pembelajaran dan pengembangan kompetensi di komunitas sepak bola akar rumput. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 5(2), 110-119.

Saryanto, B., & Pratama, D. (2023). Pembinaan olahraga di daerah: Tantangan dan strategi. Media Olahraga Press.

Smith, J., & Brown, K. (2022). The impact of local sports festivals on youth participation in rural areas. International Journal of Sport and Society, 13(4), 22-35.

Stake, R. E. (1995). The art of case study research. SAGE Publications.

UNICEF. (2020). Sport for development: Playing for a brighter future. UNICEF East Asia and Pacific Regional Office.

Unnithan, V., White, J., Georgiou, A., Iga, J., & Drust, B. (2022). Talent identification in youth soccer. Journal of Sports Sciences, 30(15), 1719-1726. https://doi.org/10.1080/02640414.2012.731515

Vaeyens, R., Lenoir, M., Williams, A. M., & Philippaerts, R. M. (2020). Talent identification and development programmes in sport: Current models and future directions. Sports Medicine, 38(9), 703-714. https://doi.org/10.2165/00007256-200838090-00001

Wibowo, J., & Kurniawan, A. W. (2021). Pengembangan ketahanan mental pemain sepak bola usia dini melalui kompetisi berbasis festival. Jurnal Sport Science and Health, 3(2), 77-88.

Widodo, P., & Fahmi, M. H. (2020). Pengembangan model identifikasi bakat sepak bola berbasis komunitas untuk daerah pinggiran. Jurnal Ilmiah Penjas, 6(2), 55-67.

Williams, A. M., & Reilly, T. (2000). Talent identification and development in soccer. Journal of Sports Sciences, 18(9), 657-667.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

harun, antonius. “EFEKTIVITAS FESTIVAL SEPAK BOLA HERA HELUT CUP U-12 SEBAGAI WADAH IDENTIFIKASI DAN PENGEMBANGAN BAKAT ATLETIK USIA DINI DI DAERAH PINGGIRAN”. Jurnal Pedagogik Olahraga 11, no. 2 (December 31, 2025): 619–632. Accessed February 6, 2026. https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/jpor/article/view/70943.