PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN MENGGUNAKAN RAKET TENIS DAN LATIHAN BOUNCE KICK BALL TERHADAP KEMAMPUAN MENERIMA SERVIS PADA ATLET PUTRA SEPAK TAKRAW STC SAMOSIR TAHUN 2023
DOI:
https://doi.org/10.24114/jpor.v11i2.72004Keywords:
Sepak Takraw, Raket Tenis,Bounce kick ball, ServisAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan menggunakan raket tenis dan latihan bounce kick ball terhadap kemampuan menerima servis atlet putra Sepak Takraw STC Samosir Tahun 2023. Populasi penelitian berjumlah 16 atlet, dengan sampel 10 atlet berusia 14–16 tahun yang dipilih menggunakan teknik matching pairing. Desain penelitian menggunakan pre-test and post-test two group design dengan metode eksperimen. Sampel terlebih dahulu diberikan tes awal, kemudian menjalani program latihan menggunakan raket tenis dan bounce kick ball selama enam minggu, lalu dilakukan tes akhir. Hasil analisis menunjukkan bahwa latihan menggunakan raket tenis memberikan pengaruh signifikan terhadap kemampuan menerima servis (thitung = 11,85 > ttabel = 2,78). Latihan bounce kick ball juga memberikan pengaruh signifikan (thitung = 8,78 > ttabel = 2,78). Selanjutnya, uji perbedaan antar kelompok menunjukkan adanya perbedaan pengaruh antara kedua metode latihan. Persentase peningkatan kemampuan menerima servis pada latihan menggunakan raket tenis sebesar 88,88%, sedangkan latihan bounce kick ball sebesar 72,10%. Dengan demikian, latihan menggunakan raket tenis lebih efektif dengan selisih peningkatan sebesar 16,78% dibandingkan latihan bounce kick ball.References
Darmawan, E. A. (2019). Pengaruh latihan service sepak sila bola digantung terhadap kemampuan service sepak takraw. Journal of Physical Education and Sport Science, 1(1), 1–13.
Marcella, S. F. (2018). Pengaruh Metode Latihan Bounce kick ball Terhadap Keterampilan Menerima Bola Pertama Permainan Sepak Takraw Pada Peserta Klub PSTI Kabupaten Magelang. Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, 7(4), 1-13
Rifqi, K., & Sudarso. (2018). Pengaruh metode latihan bounce kick ball terhadap hasil menerima bola pertama dalam permainan sepak takraw. Program Studi S-1 Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Ilmu Olahraga, Universitas Negeri Surabaya.
Maulana, A., & Nuruddin. (2018). Konsep olahraga dan kebugaran jasmani dalam pengembangan kesejahteraan. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 3(2), 201– 210.
Mirhan. (2016). Peran olahraga dalam pembentukan sikap dan kesiapan psikologis individu. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 5(1), 83–90.
Pambudi, R. D. A., & Sulendro, S. (2021). Pengaruh latihan drill servis terhadap ketepatan servis samping olahraga sepak takraw PSTI Panggul Trenggalek. SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga, 2(2), 172–178.
Saputra, Y. D., & Ahmad, N. (2021). Pengaruh model pelatihan hexagon drill terhadap kelincahan pada pemain Jombang Basketball Club (JBC). Jurnal Pendidikan Jasmani, 1, 49–54.
Sukirno. (2019). Ilmu keolahragaan: Konsep dasar dan aplikasinya. Yogyakarta: Penerbit Pendidikan.
Suwardi. (2015). Pengaruh latihan menggunakan raket tenis terhadap kemampuan menerima servis sepak takraw. Jurnal Keolahragaan, 7(2), 45–52.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Pedagogik Olahraga is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas penulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan dari publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.





