PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN PARTISIPATIF DAN KOMUNIKASI ORGANISASI TERHADAP EFEKTIVITAS PENGELOLAAN TATA BIDANG JABATAN DI PEMERINTAHAN DESA LAUT DENDANG
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam bagaimana gaya kepemimpinan
partisipatif dan komunikasi organisasi mempengaruhi efektivitas pengelolaan tata bidang
jabatan di Pemerintahan Desa Laut Dendang. Metode penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif deskriptif, dengan fokus pada interaksi antara pemimpin dan bawahan
dalam konteks pengelolaan jabatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya
kepemimpinan partisipatif memiliki pengaruh positif terhadap tata kelola jabatan dengan
meningkatkan keterlibatan dan motivasi pegawai. Pemimpin yang aktif meminta masukan
dari bawahan menciptakan rasa partisipasi, yang berkontribusi pada peningkatan
keterlibatan dalam pengambilan keputusan. Selain itu, komunikasi yang efektif antara
pemimpin dan bawahan berperan penting dalam meningkatkan kinerja dan menciptakan
lingkungan kerja yang positif. Kemudahan dalam berkomunikasi dan adanya umpan balik
konstruktif memperkuat kepercayaan diri bawahan, yang berdampak positif pada kualitas
kerja mereka. Pemimpin yang melibatkan bawahan dalam proses pengambilan keputusan
memberikan rasa memiliki yang lebih dalam terhadap hasil kerja, sehingga meningkatkan
motivasi dan kinerja pegawai. Selain itu, komunikasi yang terstruktur dan informasi yang
jelas membantu bawahan memahami tugas dengan lebih baik, mengurangi kemungkinan
terjadinya kesalahpahaman, dan meningkatkan efisiensi kerja. Dari hasil analisis, dapat
disimpulkan bahwa penerapan gaya kepemimpinan partisipatif dan komunikasi yang
efektif tidak hanya meningkatkan keterlibatan pegawai, tetapi juga menciptakan
lingkungan kerja yang lebih produktif dan harmonis. Dampak utama dari penelitian ini
terletak pada peningkatan efektivitas organisasi melalui penerapan gaya kepemimpinan
yang inklusif. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi pemimpin
di pemerintahan desa untuk menerapkan praktik komunikasi yang lebih baik dan
melibatkan bawahan secara aktif dalam pengambilan keputusan, sehingga dapat
meningkatkan efektivitas tata kelola jabatan di masa depan. Dari hasil analisis, dapat
disimpulkan bahwa penerapan gaya kepemimpinan partisipatif dan komunikasi yang
efektif tidak hanya meningkatkan keterlibatan pegawai, tetapi juga menciptakan
lingkungan kerja yang lebih produktif dan harmonis.

