Upaya Mewujudkan Pendidikan Karakter Bangsa dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Karang Baru Aceh Tamiang

Roro Sri Hariyani

Abstract


The purpose of this study is to: Improve understanding, skills, implementation of the Karang Baru Vocational School Teacher 3 in the Teaching and Learning process, especially in the planting of national character values of the nation's character building values. Whereas the general objective of this school action research activity is to find out and to what extent the application of National Character Education in Teaching and Learning Activities (KBM) at Karang Baru 3 Vocational School in Aceh Tamiang Regency. The results of the analysis show that an increase in teacher understanding and skills regarding the application of national character education in teaching and learning has implications for increasing student participation or activity as well as the implementation of national character development values, such as hard work, cooperation, mutual respect, discipline, honesty, creativity , curiosity, love to read, care for the environment, the spirit of nationalism, love for the country, friendliness, love to read, social care, tolerance, religiousness, independence, and peace of mind. The conclusion obtained from the School Action Research (PTS) is that through the guidance activities of teaching and learning process of national character values, it has been well implemented and contributes to improving teacher understanding and skills regarding the application of national character education in teaching and learning activities.

Keywords


Teaching and Learning Activities, Processes, Character Education, School Action Research

Full Text:

PDF

References


Danial, E.A.R. (2003) Penelitian Tindakan Kelas. Direktorat PLP, Dirjendikdasmen, Depdiknas. Jakarta

Depdiknas. (2002) Pedoman Pembangunan Karakter Bangsa di Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama, Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktoral Pendidikan Lanjutan Pertama. Jakarta

Depdiknas. (2003). Pendekatan Kontekstual (Contextual Teaching and Learning).Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktoral Pendidikan Lanjutan Pertama.Jakarta

Depdiknas. (2005). Paket Pelatihan 1 Peningkatan Mutu Pendidikan Dasar melalui Manajemen Berbasis Sekolah, Peran Serta Masyarakat, Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan.Depdiknas.Jakarta

Depdiknas. (2005). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen.

Depdiknas. (2009). Draf Pedoman Pengembangan Pendidikan Budaya Dan Karakter Bangsa. Depdiknas.Jakarta Indonesia

Depdinas. (2007). Bahan Workshop KTSP, Pengembangan Bahan Ajar dan Media,

DePorte, B. & Hernacki, M. (2000) Quantum Learning Membiasakan Belajar Nyaman dan Menyenangkan.Kaifa. Bandung

Hasibuan dan Moedjino. (1996) Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remadja Karya.

Hidayat, K, dkk. (1987). Strategi Belajar Mengajar Bahasa Indonesia. Bandung: Bina Cipta.

Madya. S. (2007) Penelitian Tindakan Kelas. www.ktiguru.Org

Munandir. (2001). Ensiklopedia Pendidikan. Malang: UM Press

Pemerintah RI (2010) “Kebijakan Nasional Pembanguan Karakter Bangsa 2010-2025”

Nasution, A.R., (2016), Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia melalui Demokrasi, HAM dan Masyarakat Madani, Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 8 (2) (2016): 201-212.

Ramdani, E. (2018). Model Pembelajaran Kontekstual Berbasis Kearifan Lokal sebagai Penguatan Pendidikan Karakter, Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 10 (1): 1-10.

Rumapea, M.E.M. (2015). Urgensi Pendidikan Karakter d Perguruan Tinggi, Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 7 (1) (2015): 49-59.

Silberman, M.L. (2002). Active Learning, 101 Strategi Pembelajaran. Yappendis. Yogyakarta

Sudirman, dkk. (1987). Ilmu Pendidikan. Bandung: Remadja Karya CV.

Sudjana. (1992) Metoda Statistik. Bandung: Tarsito.

Suhardjono, A. Hoesein, A. dkk. (1995). Pedoman penyusunan KTI di Bidang Pendidikan dan Angka Kredit Pengembangan Profesi Guru. Digutentis, Jakarta Diknas

Suhardjono. (2005). Laporan Penelitian Eksperimen dan Penelitian Tindakan Kelas sebagai KTI, makalah pada Pelatihan Peningkatan Mutu Guru di LPMP Makasar, Maret 2005

Suhardjono. (2009). Tanya jawab tentang PTK dan PTS, naskah buku.

Suharsimi, A. (1996). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Suharsimi, A. (2002). Penelitian Tindakan Kelas, Makalah pada Pendidikan dan Pelatihan (TOT) Pengembangan Profesi bagi Jabatan Fungsionla Guru, 11-20 Juli 2002 di Balai penataran Guru (BPG) Semarang.

Suharsimi, S. & Supardi. (2006). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: PT Bumi Aksara

Suriasumantri, J.S. (1999) Filsafat Ilmu Sebuah Pengantar Populer. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Wiriaatmadja, R. (2005). Metode Penelitian Tindakan Kelas. PPS UPI dan Remaja Rosdakarya; Bandung.




DOI: https://doi.org/10.24114/jupiis.v11i1.13099

DOI (PDF): https://doi.org/10.24114/jupiis.v11i1.13099.g11403

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial

Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License