PENGARUH MODAL KERJA DAN PERPUTARAN KAS TERHADAP TINGKAT LIKUIDITAS PADA PERUSAHAAN TEKSTIL DI BEI

Meutia Dewi

Abstract


Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh modal kerja dan perputaran kas terhadap tingkat likuiditas (rasio lancar) pada perusahaan tekstil yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Metode analisis data yang digunakan terdiri dari persamaan regresi linier berganda, uji koefisien determinasi (R2), uji hipotesis terdiri dari uji t dan uji F. Hasil penelitian diperoleh untuk persamaan Y = 511,159 – 61,824X1 – 0,002X2, konstanta menunjukkan bahwa tingkat likuiditas sebesar 511,159 sebelum dipengaruhi oleh modal kerja dan perputaran kas. Kemudian koefisien regresi modal kerja dan perputaran kas memberikan pengaruh negatif terhadap tingkat likuiditas pada perusahaan tekstil yang terdaftar di BEI. Hasil uji koefisien determinasi diperoleh sebesar 0,182 atau 18,2% variabel modal kerja dan perputaran kas mempengaruhi tingkat likuiditas (rasio lancar) pada perusahaan tekstil yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hasil uji t modal kerja kerja dan perputaran kas diperoleh nilai t sig < α 5% sehingga dapat dinyatakan bahwa modal kerja dan perputaran kas berpengaruh signifikan terhadap tingkat likuiditas (rasio lancar) pada perusahaan tekstil pada perusahaan Bursa Efek Indonesia. Hasil uji F diperoleh F sig 0,011 < α 5% sehingga dapat dinyatakan bahwa secara simultan modal kerja dan perputaran kas memberikan pengaruh signifikan terhadap likuiditas (rasio lancar)  pada perusahaan tekstil pada perusahaan Bursa Efek Indonesia.

 

Kata kunci: Modal Kerja, Perputaran Kas, Likuiditas, Rasio Lancar

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24114/niaga.v8i3.15574

Article Metrics

Abstract view : 56 times
PDF - 121 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
NIAGAWAN is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.