MODAL SOSIAL DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PETANI MARKISA DI SUMATERA UTARA

kustoro budiarta, Ahmad Hidayat, Sienny Sienny, Riza Indriani

Abstract


Analisis situasi awal menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui kelompok petani markisa dalam membangun pola kemitraan menjadi satu kebutuhan yang urgen terutama melihat permasalahan yang dihadapi oleh petani markisa di Propinsi Sumatera Utara. Selain itu, oleh karena modal sosial dinilai sangat berperan secara ekonomi untuk meningkatkan produktivitas usaha dan efisiensi, maka penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh modal sosial yang idukur dengan kepercayaan, norma sosial dan jaringan kerja terhadap perilaku petani markisa di Propinsi Sumatera Utara. Subyek penelitian ini adalah petani markisa, dengan teknik purposive sampling maka ditentukan empat kabupaten yaitu Kabupaten Karo, Kabupaten Simalungan, Kabupaten Dairi dan Kabupaten Tapanuli Utara. Pengambilan sampel petani markisa digunakan stratified random sampling dengan memperhatikan responden yang benar-benar dapat memberikan informasi data yang tepat sesuai dengan tujuan penelitian. Jumlah sampel penelitian sebanyak 100 responden. Modal sosial diukur dengan variabel kepercayaan, norma sosial dan jaringan kerja sebagai variabel independen dan pemberdayaan masyarakat diukur dengan perilaku petani sebagai variabel dependen. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan Alpha sebesar 0,917 untuk perilaku petani, 0,916 untuk kepercayaan, 0,877 untuk norma sosial dan 0,793 untuk jaringan kerja. Pengumpulan data juga dilakukan melalui wawancara mendalam. Data yang telah dikumpulkan selanjutnya dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, sedangkan uji hipotesis menggunakan uji F untuk mengetahui pengaruh simultan dan uji hipotesis secara parsial digunakan statistik uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik secara simultan maupun secara parsial kepercayaan, norma sosial dan jaringan kerja berpengaruh signifikan terhadap perilaku petani.

Keywords


modal sosial, kepercayaan, norma sosial, jaringan kerja, perilaku petani

Full Text:

PDF

References


Abdullah, Suparman. 2013. Potensi dan Kekuata Modal Sosial dalam Suatu Komunitas. SOCIUS Vol. Mei XII - Januari

Berzina, Kristine. 2011. Entrepeise Related Social Capital : Dofferent Levels Pf Social Capital Accumulation. Economics & Sociology, Vol. 4, No 2

Budiarta, Kustoro. dkk. 2008.

Pengembangan Model Kelembagaan Mitra Usaha Sektor Agribisnis Pada Komoditas Markisa di Propinsi Sumatera Utara. Laporan Penelitian Hibah Bersaing, DP2M-Dikti Jakarta

Davila-Aguirre, M.C., Hanley, L.M., Lozano- Fernandez, G., & Lyons, T.S. (2014). Leveraging low income farmers’performance through empowerment: Analysis of a sustainable initiative in Mexico. Management & Marketing. Challenges for the Knowledge Society, 9(2), 175‐ 192.1

Dewi, Komala, Ratna. 2011. Modal sosial Subak Sebagai Energi Sosial dalam Pembangunan Pertanian di Perkotaan : Kasus Subak Kerdung Kota Denpasar Jurnal dwijenAGRO Vol. 2 No. 1 I tahun.

Fadli. 2015. Modal Sosial Dan Pendapatan Masyarakat Social Capital And Community Income. Jurnal Agrium 12(1), Maret/

Ginige, Tamara & Richards, Deborah/ 2012. A Model for Enhancing Empowerment in Farmers using Mobile Based Information System.. 23rd Australasian Conference on Information Systems. 3-5 Dec 2012, Geelong

Hoffman, James, J. Hoelscher, Mark, L. and Sherif, Karma. 2005. Social Capital, Knowledge Management, and Sustained Superior Performance. Journal of Knowledge Management Vol 9 (3) , pp 93 – 100

Irawan, B. R. Nurmanaf, E.L. Hastuit. C. Muslim, Y. Supriyatna dan V. Darwis. 2001. Studi Kebijaksanaan Pengembangan Agribisnis Komoditas Unggulan Hortikultura. Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Departemen Pertanian, Bogor.

Langerodi, M.C. 2013. Farmers' empowerment indicators modeling in Mazandaran province, Iran. International Journal of Agricultural and Crop Sciences, 5(7), 769-776

Miftahusyaian, Mohammad. 2015. Kapital Sosial dan Pembangunan di Indonesia. J-PIPS (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial) VOL 2, NO 1. Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Nauman, Shazia. Et.al. 2010. Pattern of Empowerment and Leadership Style in Project Environment. International Journal of project Management. Volume 28 Issue 7,

November 2010.

Nielson, John, Flohr and Christian, Preuthun, Pedersen. 2003. The Consequencesand limits of Empowerment in Financial Services. Scondinavian Journal of Management 19. 63-83

Putnam, Robert. 1995. “Tuning In, Tuning Out : The Strange Disappearance of Social Capital in America”. Political Studies Vol. 4 No. 28.

Rangkuty, Putra, Rakhmadsyah. 2018. Modal Sosial dan Pemberdayaan Perempuan (Kajian Modal Sosial dalam Pemberdayaan Perempuan Melalui Kegiatan PNPM Mandiri Pedesaan). Unimal Press. Lhokseumawe

Shaoling Fu 1, Hua Liu 1, Kim Hua Tan , Yuanzhu Zhan, Yalan Ding and Wene Qi. 2018. How Social Capital Affects the Quality Performance of Agricultural Products: Evidence from a Binary Perspective of China. Sustainability. 10, 3009

Wibisono, Annas, Mukti, Galih & Darwanto. 2016. Strategy of Strengthening Social Capital of Farmer Group in Agricultural Development. jEJAK Journal of Economics and Policy. Vol 9 (1)




DOI: https://doi.org/10.24114/niaga.v10i1.23482

Article Metrics

Abstract view : 69 times
PDF - 45 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
NIAGAWAN is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.