PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN AI DAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP EVALUASI HASIL BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI

Authors

  • Muhammad Bukhori Dalimunthe State University of Medan image/svg+xml
  • Apriani Hutabarat
  • Saidun Hutasuhut

DOI:

https://doi.org/10.24114/kszs5n44

Keywords:

Kecerdasan buatan, kemandirian belajar, pemahaman konsep, evaluasi hasil belajar

Abstract

Penelitian ini difokuskan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi intensitas pemakaian AI dan kemandirian belajar terhadap kemampuan kognitif mahasiswa Pendidikan Ekonomi di Universitas Negeri Medan dalam memahami konsep evaluasi hasil belajar. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang bersifat asosiatif. Sampel terdiri dari 35 mahasiswa yang dipilih melalui pengambilan sampel total. Pengujian hipotesis dilakukan lewat analisis regresi linier berganda berbasis data angket. Berdasarkan pengolahan data, terbukti bahwa penguasaan konsep evaluasi mahasiswa meningkat secara bermakna seiring dengan tingginya pemanfaatan kecerdasan buatan. Faktor kemandirian belajar juga memberikan dampak positif dan bahkan menjadi variabel penentu yang paling dominan. Apabila diuji secara bersama-sama, kedua faktor tersebut terbukti memiliki peranan penting dengan total sumbangan pengaruh mencapai 73 persen. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan AI yang tepat dan pembelajaran mandiri yang baik dapat meningkatkan pemahaman konseptual mahasiswa.

Author Biographies

  • Muhammad Bukhori Dalimunthe, State University of Medan

    Jurusan Pendidikan Ekonomi

    Fakultas Ekonomi

    Universitas Negeri Medan

  • Apriani Hutabarat

    Program Studi Pendidikan Ekonomi,

    Jurusan Ekonomi,

    Fakultas Ekonomi

  • Saidun Hutasuhut

    Program Studi Pendidikan Ekonomi,

    Jurusan Ekonomi,

    Fakultas Ekonomi

References

Fan, Y., Tang, L., Le, H., Shen, K., Tan, S., Zhao, Y., Shen, Y., Li, X., & Gašević, D. (2025). Beware of metacognitive laziness: Effects of generative artificial intelligence on learning motivation, processes, and performance. British Journal of Educational Technology, 56(2), 489-530. https://doi.org/10.1111/bjet.13544

Kohnke, L., Moorhouse, B. L., & Zou, D. (2023). ChatGPT for language teaching and learning. RELC Journal, 54(2), 123-136. https://doi.org/10.1177/00336882231162812

Mufidah, G., & Rahmi, E. (2024). Pengaruh self efficacy dan dukungan orang tua terhadap kemandirian belajar mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Padang. Jurnal Salingka Nagari, 3(1), 106-118. https://doi.org/10.24036/jsn.v3i1.199

Pramusinto, H., & Ismiyati, I. (2022). Pengaruh kemandirian belajar terhadap prestasi akademik dengan latar belakang pendidikan sebagai variabel covarian pada mahasiswa jurusan pendidikan ekonomi Universitas Negeri Semarang. Business and Accounting Education Journal, 3(3), 314-319. https://doi.org/10.15294/baej.v3i3.59828

Rudolph, J., Tan, S., & Tan, S. (2023). ChatGPT: Bullshit spewer or the end of traditional assessment in higher education? Journal of Applied Learning & Teaching, 6(1), 1-22. https://doi.org/10.37074/jalt.2023.6.1.10

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Zawacki-Richter, O., Marín, V. I., Bond, M., & Gouverneur, F. (2019). Systematic review of research on artificial intelligence applications in higher education – Where are the educators? International Journal of Educational Technology in Higher Education, 16(1), 1-27. https://doi.org/10.1186/s41239-019-0171-0

Zimmerman, B. J. (2018). Self-regulated learning: From theory to practice. Guilford Press.

Downloads

Published

2026-06-02