PENGARUH METODE LATIHAN SERVIS DAN POINT OF CONTACT TERHADAP HASIL SERVIS FLAT

Authors

  • Muhammad Khusnul Anwar Universitas Negeri Semarang
  • Said Junaidi Universitas Negeri Semarang
  • Fajar Awang Irawan Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.24114/so.v9i1.65446

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan servis flat pada atlet
pemula KU 10-12 Tahun di Sekolah Tenis New Armada yang memiliki kemampuan
servis masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah dengan memberikan metode
latiahan servis gradual length dan straight from baseline yang diharapkan mampu
meningkatkan kemampuan servis flat atlet pemula KU 10-12 Tahun di Sekolah
Tenis New Armada. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah
metode eksperimen dengan desain faktorial. Dibagi menjadi 4 kelompok pada
penelitian ini meliputi 2 kelompok gradual length dengan point of contact tinggi dan
rendah dan 2 kelompok straight from baseline dengan point of contct tinggi dan
rendah dengan jumlah subyek 20 atlet tenis pemula KU 10-12 Tahun di Sekolah
Tenis New Armada dan total 18 kali latihan pertemuan. Penelitian ini berfokus pada
Hasil Servis Flat. Hasil penelitian ini didapatkan (1) Terdapat perbedaan pengaruh
metode latihan gradual length dan straight from baseline terhadap hasil servis flat
dengan nilai signifikansi 0.001 (2) Terdapat perbedaan pengaruh atlet yang
memiliki point of contact tinggi dan rendah terhadap hasil servis flat dengan nilai
signifikansi sebesar 0.030 (3) Tidak ada interaksi pengaruh metode latihan servis
dan point of contact terhadap hasil servis flat dengan nilai signifikansi 0.956.
Simpulan metode latihan gradual length memiliki pengaruh yang lebih baik dari
straight from baseline. Kemampuan point of contact tinggi lebih baik dari point of
contact rendah terhadap hasil servis flat.

References

Downloads

Published

2025-04-15

Issue

Section

Articles