PENGARUH LATIHAN RESISTENCE BAND TERHADAP DAYA LEDAK OTOT
DOI:
https://doi.org/10.24114/so.v9i1.65451Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perbandingan dari sebelum dan sesudah
diberikannya perlakuan latihan resistance band terhadap daya ledak otot atlet
wushu sanda sasana BJ Fighter Siborongborong. Metode penelitian yang digunakan
dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Subyek dalam penelitian ini adalah
atlet dari wushu sanda sasana BJ Fighter yang berjumlah 28 orang. Instrumen
penelitian untuk pengumpulan data dengan tes da0n pengukuran yaitu dengan tes
medicine ball untuk mengukur daya ledak otot lengan dan tes triple jump untuk
mengetahui daya ledak otot tungkai. Penelitian dilakukan selama 6 minggu dengan
frekuensi latihan 3 kali dalam seminggu. Untuk melihat pengaruh variabel bebas
maupun terikat digunakan perhitungan statistik uji-t. Dari hasil pengujian hipotesis
I yaitu latihan resistance band terhadap daya ledak otot lengan diperoleh nilai sig
0.000 < 0.05, dan untuk hipotesis II yaitu latihan resistance band terhadap daya
ledak otot tungkai diperoleh nilai sig 0.011 < 0.05. Hasil tersebut menunjukkan
bahwa ada perbedaan yang signifikan antara daya ledak otot sebelum dan sesudah
diberikan perlakuan. Maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima.
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dan pembahasan hasil penelitian, maka
diitarik kesimpulan adanya pengaruh latihan resistance band terhadap daya ledak
otot pada atlet wushu sanda sasana BJ Fighter Siborongborong.