PENGARUH PERBANDINGAN PEMBERIAN KOMPRES ES DAN KOMPRES AIR HANGAT TERHADAP PENURUNAN TINGKAT NYERI DELAYED ONSET MUSCLE SORENESS (DOMS) SETELAH AKTIVITAS EKSENTRIK

Authors

  • Rosmi Lasmaria Sinurat Prodi Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Medan
  • Fajar Apollo Sinaga Prodi Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Medan
  • Novita Sari Harahap Prodi Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Medan
  • Alin Anggreni Ginting Prodi Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Medan
  • Zulaini Prodi Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.24114/n2nzwd72

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan pemberian kompres es dan kompres air hangat terhadap penurunan tingkat nyeri Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS) setelah aktivitas eksentrik pada siswa ekstrakurikuler sepak bola SMA Negeri 1 Silimakuta. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan pretest-posttest control group design. Subyek dalam penelitian terdiri dari 24 siswa yang dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok kompres es, kelompok kompres air hangat, dan kelompok kontrol, masing-masing berjumlah delapan orang. Pengukuran tingkat nyeri dilakukan menggunakan Visual Analogue Scale (VAS) sebelum dan sesudah perlakuan. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA satu arah (One Way ANOVA) untuk mengetahui perbedaan antar kelompok.Uji normalitas menggunakan uji Shapiro-Wilk menunjukkan kompres es 0,095, kompres air hangat 0,093, kontrol 0,067. Jika nilai signifikansi kelompok lebih besar dari 0,05 (p > 0,05) maka data tersebut berdistribusi normal. Selanjutnya hasil uji homogenitas menunjukka bahwa ketiga kelompok memiliki varians yang homogeny dimana nilai signifikansi (p = 0,780 > 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian kompres es dan kompres air hangat terhadap penurunan nyeri otot setelah aktivitas eksentrik. Hasil uji One Way ANOVA menunjukkan nilai F = 32,689 dengan nilai signifikansi (p = < 0,001 < 0,05). Dengan demikian pemberian kompres es memberikan penurunan tingkat nyeri yang lebih besar dibandingkan dengan kompres air hangat maupun kelompok kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kompres es lebih efektif dalam mengurangi nyeri otot akibat DOMS setelah aktivitas eksentrik.

Kata Kunci: Kompres Es, Kompres Air Hangat, DOMS, Aktivitas Eksentrik

References

Downloads

Published

2026-05-16

Issue

Section

Articles