POTENSI MINYAK ATSIRI CENGKEH DALAM SEDIAAN TOPIKAL UNTUK MENANGANI NYERI PASCA-LATIHAN
DOI:
https://doi.org/10.24114/q25tgp88Abstract
Nyeri otot tertunda (Delayed-Onset Muscle Soreness/DOMS) merupakan keluhan umum pasca aktivitas fisik intensif yang dapat mengganggu performa dan siklus latihan. Pendekatan topikal dengan bahan alam seperti minyak atsiri cengkeh (Syzygium aromaticum L.) menawarkan alternatif analgesik yang potensial dengan risiko efek samping sistemik minimal. Tujuan penelitian adalah mengetahui efektivitas sediaan topikal krim minyak atsiri cengkeh dalam menurunkan intensitas nyeri DOMS yang diukur dengan Visual Analog Scale (VAS). Penelitian ini menggunakan desain eksperimental semu dengan pretest-posttest control group design. Sebanyak 30 atlet pemula dibagi secara acak menjadi tiga kelompok: (1) kelompok intervensi (krim minyak atsiri cengkeh 10%), (2) kelompok kontrol positif (krim diklofenak 1%), dan (3) kelompok kontrol plasebo (basis krim). DOMS diinduksi dengan protokol lari menurun (downhill running) di treadmill (-10%, 30 menit, 70% denyut nadi maksimal). Intensitas nyeri diukur menggunakan VAS (0–10 cm) pada baseline, 24, 48, dan 72 jam pasca-latihan. Data dianalisis dengan ANOVA dua arah pengukuran berulang (Repeated Measures ANOVA) dan uji post-hoc Bonferroni. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan dalam skor VAS antar kelompok dan antar waktu pengukuran (p < 0,01). Skor VAS memuncak pada 48 jam pasca-latihan di semua kelompok. Kelompok plasebo menunjukkan skor tertinggi (7,2 ± 1,1), sedangkan kelompok minyak atsiri cengkeh (4,7 ± 0,9) dan kelompok diklofenak (4,5 ± 0,8) menunjukkan skor yang secara signifikan lebih rendah (p < 0,01). Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok minyak atsiri cengkeh dan kelompok diklofenak pada semua titik pengukuran (p > 0,05). Kesimpulan penelitian adalah sediaan topikal krim minyak atsiri cengkeh 10% efektif menurunkan intensitas nyeri DOMS yang setara dengan diklofenak topikal 1% dan secara signifikan lebih efektif dibandingkan plasebo. Minyak atsiri cengkeh berpotensi sebagai alternatif fitofarmaka topikal yang aman dan efektif untuk penanganan nyeri pasca-latihan.
Kata kunci: Krim minyak atsiri cengkeh, DOMS, nyeri otot, analgesik topikal, Visual Analog Scale (VAS)