PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR KOMPUTER KETERAMPILAN DAN PENGELOLAAN INFORMASI (KKPI)

Astuty Sriwahyuni Tarigan, Abdul Hamid K, Efendi Napitupulu

Abstract


Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui perbedaan hasil belajar KKPI siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran tutorial dan model pembelajaran drill and practice. (2) Mengetahui perbedaan hasil belajar KKPI siswa dengan motivasi belajar tinggi dan motivasi belajar rendah. (3) Mengetahui interaksi antara model pembelajaran dengan motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar KKPI. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen. Hasil analisis data diperoleh; (1) hasil belajar KKPI siswa yang dibelajarkan dengan media pembelajaran drill and practice lebih tinggi daripada hasil belajar KKPI siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran tutorial. Hal ini ditunjukkan Fhitung = 114,59 dan Ftabel = 4,01 untuk taraf signifikansi =0.05 dengan derajat dk (1,56). (2) hasil belajar KKPI siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi lebih tinggi daripada hasil belajar KKPI siswa dengan motivasi belajar rendah. Hal ini ditunjukkan Fhitung = 167,04 dan Ftabel = 4,01 untuk taraf signifikansi =0.05 dengan derajat dk (1.56), dan (3) terdapat interaksi antara model pembelajaran dan motivasi belajar siswa dalam mempengaruhi hasil belajar KKPI. Hal ini ditunjukkan Fhitung = 16,82 dan Ftabel = 4,01 untuk taraf signifikansi =0.05 dengan derajat dk (1,56). Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk meningkatkan hasil belajar KKPI, model pembelajaran drill and practice tepat digunakan bagi siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi. Siswa yang memiliki motivasi belajar rendah lebih efektif dibelajarkan dengan model pembelajaran tutorial.

 

Kata Kunci: Model Pembelajaran, Motivasi Belajar, Hasil Belajar KKPI

 

 

Abstract: This study aims to: (1) Know the differences in KKPI learning outcomes of students taught with tutorial learning models and drill and practice learning models. (2) Knowing the differences in learning outcomes of KKPI students with high learning motivation and low learning motivation. (3) Determine the interaction between the learning model and student learning motivation towards KKPI learning outcomes. This research is a quasi-experimental research. The results of data analysis are obtained; (1) KKPI learning outcomes of students taught with drill and practice learning media are higher than KKPI learning outcomes of students who are taught with tutorial learning models. This is indicated by Fcount = 114.59 and Ftable = 4.01 for the significance level = 0.05 with degrees dk (1.56). (2) KKPI learning outcomes of students who have high learning motivation are higher than KKPI learning outcomes of students with low learning motivation. This is indicated by Fcount = 167.04 and Ftable = 4.01 for the significance level = 0.05 with degrees dk (1.56), and (3) there is an interaction between learning models and student motivation in influencing KKPI learning outcomes. This is indicated by Fcount = 16.82 and Ftable = 4.01 for the significance level = 0.05 with degrees dk (1.56). The results showed that to improve KKPI learning outcomes, the drill and practice learning model is appropriate for students who have high learning motivation. Students who have low learning motivation are more effectively taught with a tutorial learning model.

 

Keywords: Learning Model, Learning Motivation, KKPI Learning Outcomes

Full Text:

PDF

References


AECT (1997) . Definisi Teknologi Pendidikan (satuan tugas definisi & teminologi AECT) . Jakarta: Rajawali

Arsyad. 2011. Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo p.4

Chaeruman. (2008). Mengembangkan Sistem Pembelajaran dengan Model ADDIE. Jakarta: PT Remaja Rosdakarya.

Constantinescu, A. I. (2007). Using technology to assist in vocabulary acquisition and reading comprehension. The Internet TESL Journal, Vol. XIII, No. 2, February 2007. Dalam : http://iteslj.org/Articles/Constantinescu-Vocabulary.html.

Dick, W., and Reiser, R. A. ( 1989). Planning effective instruction. Boston: All¥n and Bacon.

Djaali,11. (2007).psikologi pendidikan. Jakarta : Bumi Aksara

Dryden,G. dan Vos, J. (2001). Refolusi Cara Belajar,Edisi Lengkap. Bandung: Kaifa

Erik, M. A. (2009). Efektivitas Peningkatan Hasil Belajar Dengan Menggunakan Multimedia Interaktif Model Drill And Practice Dalam Pembelajaran TIK. Skripsi Jurusan Pendidikan Ilmu Komputer UPI. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia, p.18

Fathurrohman, Pupuh. 2007. Strategi Belajar Mengajar. Bandung: PT Refika Aditama, p.55

Gagne, Robert. M, Leslie. J, Briggs and W. Wager. (1993). The Condition of Learning. Terjemahan Muhandir. Jakarta: Pusat Antar Universitas.

Gagne,R.M.& Briggs, L.J. (1979). Principles of Instructional Design, Second Edition. New York. Rinehart and Winston

Gagne,R.M.(1989). The conditions of Learning. London : Laurance Erlbaum Assosiates Publisher.

Gredler, Margaret E.Bell. 1991. Belajar dan Membelajarkan. Jakarta:Rajawali.

Hackbarth (1996). The educational technology handbook. A comprehensive guide. Process and products for learning. New jersey: Educational technology publications.

Hackbarth, S. (1996). The Educational Technology Hand-book A Comprehensive Guide Process and Products For Learning. New Jersey: Educati-onal Technology Publications

Heinich, Molenda & Russell (1985). Instructional Media and The New Technologies of Instructiona Canada: John Wiley & Sons, Inc

John W. Santrock (2007). Perkembangan Anak. Jilid 1 Edisi kesebelas. Jakarta: PT. Erlangga, p. 429

Joyce,B, dan weil, M.(2009).model of teaching/model-model pembelajaran (Edisi delapan). Yogyakarta: pustaka pelajar

Kunandar (2007). Guru professional: implementasi kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) Dan Sukses Dalam sertifikasi guru (edisi revisi). Jakarta: rajawali press.

Mayer, Richard, E.(2005). The Cambridge handbook of multimedia learning.

Munir, A. (2010). Pendidikan Karakter Menbangun Karakter Anak Sejak Dari Rumah. Yogyakarta: Pedagogia.

Piaget, J (2007: 54). Tingkat Perkembangan Kognitif. Jakarta, Gramedia, p.54

Pramono, Andi. (2004). Kolaborasi Flash, Dreamweaver, dan PHP untuk aplikasi website. Yogyakarta: Andi.

Rusman. (2013). Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar. Jakarta: PT. Bumi Aksara, p.283.

Sanjaya, Wina. (2008). Perencanaan dan desain sistem pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Sardiman. (1986). Interaksi & Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: RajaGrafindo Persada

Slavin, R. 1995. Cooperative Learning Theory. Second Edition. Allyn and Bacon Publisher. Massachusetts, pp.4-5.

Smaldino, Sharon E., et. al., (2012). Teknologi Pembelajaran dan Media Untuk Belajar Edisi Kesembilan. Jakarta, Kencana, p. 148.

Sudjana. (2009), Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar, Bandung: PT. Remala Rosdakarya

Sumiati dan Asra. (2008). Mengajar dan Pembelajaran. Bandung: Rancaekek, pp.91-92

Suparman, Atwi. (1997). Model-Model Pembelajaran Interaktif. Bandung: Lembaga Administrasi Negara (LAN)RI. United state of America: Cambridge university press

Wena, Made. 2009. Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer. Jakarta: Bumi Aksara.

Winkel. W.S.(1996). Psikologi Pengajaran. Jakarta: Grasindo




DOI: https://doi.org/10.24114/jtikp.v6i1.16935

Article Metrics

Abstract view : 127 times
PDF - 101 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lisensi Creative Commons
Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.