PERANCANGAN SISTEM PENILAIAN DIGITAL TERINTEGRASI AKREDITASI JURNAL NASIONAL UNTUK MENINGKATKAN AKURASI DAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MENULIS ILMIAH MAHASISWA STMIK PELITA NUSANTARA
DOI:
https://doi.org/10.24114/jtikp.v12i1.67299Keywords:
ARJUNA, penulisan ilmiah, orisinalitas, struktur artikel, evaluasi jurnalAbstract
Kemampuan menulis artikel ilmiah merupakan bagian penting dalam pengembangan kompetensi akademik mahasiswa. Di era digital dan pendidikan berbasis outcome, keterampilan menulis tidak hanya menjadi alat ekspresi ilmiah, tetapi juga menjadi indikator kualitas berpikir kritis dan literasi mahasiswa. Namun, dalam praktiknya, proses pembelajaran dan penilaian terhadap tulisan ilmiah masih menghadapi berbagai tantangan, seperti subjektivitas dalam penilaian, keterbatasan waktu dosen, dan kurangnya standar yang konsisten. Model penilaian Akreditasi Jurnal Nasional (ARJUNA) yang digunakan oleh Kemenristek/BRIN untuk menilai kualitas jurnal ilmiah nasional telah terbukti sebagai instrumen evaluasi yang sistematis dan komprehensif. Rubrik ARJUNA mencakup aspek substansi, gaya penulisan, sistematika, penggunaan pustaka, dan kebahasaan—unsur-unsur penting yang juga seharusnya menjadi perhatian dalam pembelajaran menulis ilmiah di tingkat mahasiswa. Sayangnya, rubrik ini belum banyak dimanfaatkan dalam konteks pendidikan vokasi secara digital dan sistematis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem penilaian digital yang terintegrasi dengan rubrik ARJUNA, sehingga dosen dan mahasiswa dapat melakukan evaluasi tulisan ilmiah secara lebih akurat, objektif, efisien, dan berbasis teknologi.References
Farid, A. (2017). Menulis Karya Ilmiah di Perguruan Tinggi. Jakarta: Bumi Aksara.
Handayani, L., & Raharjo, S. (2021). Meningkatkan kompetensi menulis ilmiah mahasiswa melalui pembelajaran berbasis masalah. Jurnal Pendidikan Bahasa, 16(2), 120–130.
Harahap, S., Lubis, F. R., & Hutagalung, D. (2023). Penerapan rubrik evaluasi dalam meningkatkan mutu artikel ilmiah mahasiswa. Jurnal Edukasi dan Literasi, 8(1), 33–45.
Heriyudananta, R. (2021). Evaluasi kualitas artikel ilmiah mahasiswa berdasarkan aspek isi dan struktur. Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 12(2), 77–86.
Kemenristek/BRIN. (2018). Panduan Akreditasi Jurnal Ilmiah Nasional (ARJUNA). Jakarta: Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual.
Kirom, M. (2019). Kesulitan mahasiswa dalam menulis karya ilmiah dan teknik mengatasinya. ALINEA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran, 2(2), 184–193. http://ejournal.baleliterasi.org/index.php/alinea
Mussaffak, M. (2019). Strategi mind mapping dalam meningkatkan kemampuan menulis karya ilmiah. Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa Indonesia, 3(1), 45–52.
Nugraha, A., Saputra, H., & Dewi, R. (2022). Tantangan mahasiswa dalam menulis karya ilmiah di era digital. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran, 10(3), 214–225.
Persadha, R. (2018). Panduan Penilaian Karya Ilmiah Mahasiswa dan Jurnal Akademik. Jakarta: Kemenristekdikti.
Putra, R. H., & Kurniawan, B. (2023). Analisis kualitas evaluasi artikel ilmiah berbasis rubrik terstandar. Jurnal Riset Pendidikan Tinggi, 7(2), 87–96.
Susanti, M., & Widodo, T. (2022). Pembelajaran berbasis standar dalam konteks pendidikan tinggi: Sebuah tinjauan teoritis. Jurnal Pendidikan Indonesia, 11(1), 56–64.
Wardani, N. (2021). Ciri-ciri karya ilmiah dan pentingnya struktur dalam penulisan akademik. Dalam Zulkarnaini, A. Kiat Menulis Akademik yang Baik. Medan: Literasi Mandiri Press.
Yuliana, S., & Firmansyah, R. (2022). Integrasi rubrik akademik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk penguatan literasi ilmiah. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 14(1), 99–110