Bagaimana Anak Usia Dini Belajar Matematika? Suatu Tinjauan Literatur Konstruktivisme
DOI:
https://doi.org/10.24114/jt.v15i3.70708Kata kunci:
Matematika Anak Usia Dini, Pandangan KonstruktivismeAbstrak
Hasil studi PISA selama lebih dari dua dekade menunjukkan capaian kemampuan matematika siswa di Indonesia masih jauh dari standar. Pendidikan matematika di Indonesia perlu percepatan pembenahan proses belajar matematika yang lebih bermakna dan upaya ini bertumpu pada pendidikan anak usia dini. Konstruktivist meyakini bahwa cara terbaik bagi anak belajar matematika adalah dengan melakukan matematika itu sendiri. Baik Piaget, Vygotsky maupun Bruner sama-sama meyakini bahwa kemampuan berpikir matematika pada anak usia dini berkembang sejalan dan berintegrasi dalam aspek-aspek perkembangan terutama perkembangan kognitif. Belajar adalah suatu proses mengonstruksi pengetahuan melalui pengalaman langsung dan berinteraksi dengan lingkungan, sehingga belajar adalah bagaimana memaknai sesuatu yang mereka pelajari. Gagasan konstruktivisme merekomendasikan pembelajaran yang aktif dan berpusat pada anak, serta berkaitan pada penemuan makna dari sesuatu yang dialami anak. Pengalaman eksploratif, manipulatif, kooperatif, discovery, merupakan kesempatan bagi anak untuk menata struktur kognitif mereka dan membuat penemuan mereka sendiri dalam memahami konsep, bernalar dan memecahkan masalah matematika.
Referensi
Bas, G. & Kivilcim, Z. S. 2021. Traditional, cooperative, constructivist, and computer- assisted mathematics teaching: A meta-analytic comparison regarding student success. International Journal of Technology in Education (IJTE), 4(3), 464-490. https://doi.org/10.46328/ijte.133.
Berk, Laura E. 2012. Development Through The Lifespan. Dari Prenatal Sampai Remaja, Transisi Menjelang Dewasa. Edisi kelima. Pustaka Pelajar: Yogyakarta.
Charlesworth, R. 2015. Math and Science for Young Children, 8th edition. Cengage Learning: Boston.
Clements, D.H., Sarama, J., DiBiase, A.E., & DiBiase, A.-M. (Eds.). 2003. Engaging Young Children in Mathematics: Standards for Early Childhood Mathematics Education (1st ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781410609236.
Clements, Douglas H & Julie A. Sarama. 2014. Learning and teaching early math : the learning trajectories approach. Second Edition. NY: Routledge.
Duncan, G. J., Dowsett, C. J., Claessens, A., Magnuson, K., Huston, A. C., Klebanov, P. et al. 2007. School readiness and later achievement. Developmental Psychology, 43(6), 1428-1446. https://doi.org/10.1037/0012-1649.43.6.1428.
Guhl, Payton. 2019. The Impact of Early Math and Numeracy Skills on Academic Achievement in Elementary School. Northwestern College, (https://nwcommons.nwciowa.edu/education_masters/155/, diakses 20 Mei 2025)
Henschen, E., Teschner, M., & Vogler, A.-M. (2022). Peer interactions and their role in early mathematical learning in kindergarten discourses. International Electronic Journal of Mathematics Education, 17(4), em0709. https://doi.org/10.29333/iejme/12362.
Hewi, La. & Muh. Shaleh. 2020. Refleksi Hasil PISA (The Programme For International Student Assesment): Upaya Perbaikan Bertumpu Pada Pendidikan Anak. Jurnal Golden Age, Universitas Hamzanwadi Vol. 04 No. 1, Juni 2020, Hal. 30-41 E-ISSN : 2549-7367
Minetola, Janice R. 2014. Teaching young children mathematics. NY : Routledge. https://doi.org/10.4324/9780203081747.
Montague-Smith, A., Cotton, T., Hansen, A., & Price, A. 2017. Mathematics in Early Years Education (4th ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315189109.
National Council of Teachers of Mathematics. 2000. Principles and Standards for School Mathematics, (https://bibliotecadigital.mineduc.cl/bitstream/ diakses 22 Mei 2025)
OECD. 2023. PISA 2022 Results (Volume I and II) - Country Notes: Indonesia, OECD Publishing, Paris, (https://www.oecd.org/en/publications/pisa-2022-results-volume-i-and-ii-country-notes_ed6fbcc5-en/indonesia_c2e1ae0e-en.html, diakses 20 Mei 2025).
Ormrod, J.E. Psikologi Pendidikan: Membantu Siswa Tumbuh dan Berkembang, Edisi ke-6. Jakarta: Erlangga, 2008.
Pakpahan, R. 2016. Faktor-faktor yang memengaruhi capaian literasi matematika siswa Indonesia dalam PISA 2012. Jurnal pendidikan dan kebudayaan, 1(3), 331-348. https://doi.org/10.24832/jpnk.v1i3.496.
Papalia, D.E., Olds, S.W., dan Feldman, R.D. 2008. Human Development (Psikologi Perkembangan). Edisi kesembilan. Kencana Prenada Media Group: Jakarta.
Pranoto, I., Budhi, W.S., Gunawan, H. 2023. Hasil PISA 2022, Matematika Indonesia masih Stagnan. Media Indonesia, (https://mediaindonesia.com/opini/637150/hasil-pisa-2022-matematika-indonesia-masih-stagnan, diakses 28 Mei 2025)
Putrawangsa, S., & Hasanah, U. 2022. Analisis capaian siswa Indonesia pada PISA dan urgensi kurikulum berorientasi literasi dan numerasi. EDUPEDIKA: Jurnal Studi Pendidikan Dan Pembelajaran, 1(1), 1-12. https://doi.org/10.60004/edupedika.v1i1.1.
Wardle, Francis. Introduction to Early Childhood Education: A Multidimensional Approach To Child-Centered Care and Learning. USA: Pearson Education, 2003.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Kategori
License
Copyright (c) 2026 Santa Murni A Situmorang, Srinahyanti Srinahyanti, Isa Hidayati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





