Analisa Pengukuran Komunikasi Matematis pada Materi Pyhtagoras
DOI:
https://doi.org/10.24114/jfi.v5i1.55935Abstract
Secara umum, pada suatu pelajaran matematika siswa untuk menyelesaikan problematika yang diberikan oleh guru atau bertujuan agar siswa dapat memahami dan menjawab soal yang diberikan. Akan tetapi, dalam langkah-langkahnya siswa seringkali tidak diberikan kesempatan untuk mengungkapkan pertanyaan maupun dimintai penjelesan dari mana mereka mendapatkan jawaban, hal ini menyebabkan seringkali siswa tidak mampu untuk berkomunikasi dalam matematika. Komunikasi matematika digunakan untuk penyelesaian persoalan, Komunikasi menjadi penting karena digunakan untuk berdiskusi dan meningkatkan pemahaman. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kuantitatif , tujuan penelitia menyampaikan ilustrasi umum mengenai temuan-temuan dari analisis butir soal yang telah dilaksanakan. Dua puluh siswa digunakan untuk menguji perangkat ini. Berdasarkan hasil penelitian instrument soal terhadap komunikasi matematis, kita dapat menyimpulkan bahwa alat uji yang disiapkan bisa digunakan untuk menafsir pemahaman siswa terhadap rancangan matematika siswa tentang phytagoras. Hal ini terlihat dari validasi butir soal memiliki kriteria yang tinggi. Dari perhitungan reliabilitas dapat disimpulkan juga nilai reliabilitasnya adalah 0,705205 dengan kriteria reliabilitas tinggi. Selain itu instrument tes ini, khususnya pada Tingkat kesulitan memiliki kriteria mudah, sedang dan sukar sedangkan kekuatan daya pembeda memiliki kriteria yang baik sekali.References
Amir, & Risnawati. (2015). œPsikologi Pembelajaran Matematika. Aswaja Pressindo.
Anisa, Uirma Isnani, "Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik Kelas IX Materi Pythagoras", November, 2023, 44“50.
Arikunto, S. (2021). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan Edisi 3. Bumi Aksara.
Brenner, Mary E. 1998. "Development of Mathematical Communication in Problem Solving Groups By Language Minority Students". Bilingual Research Journal, 22:2, 3, & 4 Spring, Summer, & Fall 1998.
Fajriah, N., & Nor, J. (2018). œKemampuan Komunikasi Matematis Siswa Pada Materi Teorema Pythagoras Di Kelas Viii Smp Negeri 15 Banjarmasin Tahun Pelajaran 2016/2017. EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(2), 202“208.
Nurhasanah, R. A., Waluya, S. B., & Kharisudin, I. (2019). Kemampuan Komunikasi Matematis dalam Menyelesaikan Masalah Soal Cerita". Seminar Nasional Pascasarjana 2019, 2017, 769“775.
Nurhayati, N. (2017). "Pengembangan Perangkat Bahan Ajar Pada Pembelajaran Matematika Realistik Indonesia Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Mahasiswa". FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika Dan Matematika, 3(2), 121.
Rasyid, M. A. (2020). "Kemampuan Komunikasi Matematis Dalam Pembelajaran Matematika". Jurnal Edukasi: Kajian Ilmu Pendidikan, 5(1), 77“86.
Riyadi, Setyo, Kurnia Noviartati, and Zainal Abidin, "Kemampuan Komunikasi Matematis Tulis Siswa Samin Dalam Memecahkan Masalah Geometri", Ethnomathematics Journal, 2.1 (2021), 31“37.
Septiati, Ety, ˜No Title™, 2001, 1“5.
Yuniarti, Yeni, "Pengembangan Kemampuan Komunikasi Matematis Dalam Pembelajaran Matematika Di Sekolah Dasar", EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru, 6.2 (2016), 109“14.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish articles in this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).