Eksplorasi Efektivitas PBL dan STAD dalam Mengasah Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa
DOI:
https://doi.org/10.24114/jfi.v7i1.67952Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) dan Student Teams-Achievement Divisions (STAD) dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Waingapu dengan dua kelompok eksperimen yang masing-masing menggunakan model PBL dan STAD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PBL menghasilkan rata-rata nilai yang lebih tinggi baik pada pretest maupun posttest, dengan rata-rata nilai 62.27 pada pretest dan 71.67 pada posttest, yang menunjukkan pemahaman yang lebih baik dan stabil. Sebagian besar siswa di kelas PBL berada pada kategori "Cukup" (67%), meskipun model ini menunjukkan variabilitas hasil yang rendah. Sementara itu, model STAD menghasilkan variabilitas yang lebih tinggi, dengan standar deviasi 10.616, yang memberikan ruang bagi siswa dengan kemampuan berbeda untuk berkembang melalui kerja tim. Rata-rata nilai pada kelas STAD lebih rendah (66.06) dibandingkan dengan PBL, namun tidak ada siswa yang berada pada kategori "Kurang", menunjukkan bahwa semua siswa memiliki kemampuan pemecahan masalah yang cukup. Uji homogenitas varians menunjukkan bahwa kedua kelompok memiliki varians yang homogen, sementara uji normalitas menunjukkan bahwa distribusi nilai pada kelas eksperimen STAD mendekati normal, sedangkan distribusi nilai pada kelas PBL menunjukkan pelanggaran terhadap normalitas. Penelitian ini menyarankan penerapan kombinasi kedua model pembelajaran untuk mengakomodasi kebutuhan siswa dengan berbagai tingkat kemampuan dalam memecahkan masalah matematika secara lebih efektif.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish articles in this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
