Analisis Motif Ukir Jepara Ditinjau dari Etnomatematika

Authors

  • Daffa Aulia Rahmadanti Universitas Muria Kudus
  • Ervida Eka Aurelya Universitas Muria Kudus
  • Eka Zuliana Universitas Muria Kudus

DOI:

https://doi.org/10.24114/jfi.v7i1.71988

Abstract

Seni ukir Jepara merupakan warisan budaya lokal yang tidak hanya memiliki nilai estetika dan filosofis, tetapi juga mengandung konsep-konsep matematika yang digunakan secara intuitif oleh para pengrajin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motif ukir Jepara ditinjau dari perspektif etnomatematika, khususnya pada konsep geometri dan nilai filosofis yang terkandung di dalamnya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam dengan pengrajin ukir Jepara, serta dokumentasi artefak ukiran, yang dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi teknik untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif ukir Jepara mengandung berbagai konsep matematika, seperti geometri bangun datar (segitiga, persegi, persegi panjang, belah ketupat, jajar genjang, trapesium, dan lingkaran), geometri bangun ruang (balok dan tabung), konsep kongruensi, serta transformasi geometri berupa translasi. Selain itu, setiap motif ukiran juga memuat nilai-nilai filosofis yang mencerminkan pandangan hidup masyarakat Jepara, seperti keseimbangan, keselarasan, ketekunan, dan hubungan harmonis antara manusia, alam, dan Sang Pencipta. Temuan ini menunjukkan bahwa seni ukir Jepara berpotensi menjadi sumber belajar kontekstual dalam pembelajaran matematika berbasis budaya.

References

Downloads

Published

2026-02-21