Profil Kesalahan Siswa SMK Dalam Menyelesaikan Soal Gema Lomba Matematika Ditinjau Dari Teori Newman
DOI:
https://doi.org/10.24114/jfi.v7i1.72551Abstract
Gema Lomba Matematika (GLM) merupakan ajang olimpiade tingkat nasional yang diadakan oleh Jurusan Matematika, Universitas Pendidikan Ganesha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan finalis GLM tingkat SMK tahun 2025. Soal yang digunakan dalam olimpiade ini adalah soal HOTS (Higher Order Thinking Skills). Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu masing-masing 2 siswa dengan nilai tertinggi, menengah, dan rendah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan wawancara dan analisis data mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan siswa paling dominan terjadi pada tahap pemahaman proses (50%), diikuti oleh kesalahan memahami masalah (33%), serta kesalahan transdormasi masalah (17%). Analisis ini mengindikasikan bahwa proses berpikir sistematis dan pemahaman konsep menjadi tantangan utama siswa dalam menyelesaikan soal kombinatorika tipe HOTS.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish articles in this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
