Analisis Efektivitas Berdasarkan Kajian Sistematik Meaningful Instructional Design (MID) dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa
DOI:
https://doi.org/10.24114/jfi.v7i1.72570Abstract
Kemampuan pemecahan masalah merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran matematika. Namun, hasil PISA 2022 menunjukkan capaian matematika siswa Indonesia masih rendah, sehingga dibutuhkan inovasi pembelajaran yang efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Meaningful Instructional Design (MID) berbantuan e-modul bermuatan masalah kontekstual dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika melalui Systematic Literature Review (SLR). Kajian dilakukan dengan menelusuri publikasi tahun 2018–2025 dan menyaring artikel berdasarkan kriteria inklusi-eksklusi yang ditetapkan. Sebanyak 10 artikel memenuhi kriteria dan dianalisis menggunakan teknik ekstraksi data dan analisis isi. Hasil sintesis menunjukkan bahwa model MID efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah melalui tahapan Lead-In, Reconstruction, dan Production. E-modul mendukung kemandirian belajar dan pemahaman konsep, sedangkan masalah kontekstual membuat pembelajaran lebih bermakna. Namun, bukti empiris mengenai integrasi simultan ketiganya masih terbatas. Dengan demikian, integrasi MID, e-modul, dan masalah kontekstual berpotensi menjadi strategi pembelajaran yang efektif, tetapi memerlukan penelitian lanjutan untuk pengujiannya secara komprehensif.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish articles in this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
