Analisis Metakognisi Siswa SMP dalam Pemecahan Masalah Pecahan Ditinjau dari Gaya Belajar
DOI:
https://doi.org/10.24114/0zs0gs55Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan dan proses metakognisi siswa SMP kelas VII dalam menyelesaikan masalah bilangan pecahan ditinjau dari gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik. Penelitian ini penting dilakukan karena masih ditemukan siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami soal, menyusun strategi penyelesaian, dan memeriksa kembali hasil pengerjaan pada materi bilangan pecahan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek sembilan siswa kelas VII-D SMP Negeri 1 Kuta Utara yang mewakili tiga kategori kemampuan metakognisi dan tiga tipe gaya belajar. Instrumen penelitian meliputi angket gaya belajar, angket metakognisi, tes soal cerita bilangan pecahan, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa bergaya belajar visual cenderung memenuhi indikator awareness, regulation, dan evaluation secara lebih konsisten dibandingkan siswa auditorial dan kinestetik. Siswa auditorial menunjukkan kemampuan yang baik pada aspek awareness dan regulation, namun masih mengalami kendala pada aspek evaluation. Sementara itu, siswa kinestetik menunjukkan awareness yang cukup baik, tetapi masih mengalami kesulitan pada aspek regulation dan evaluation. Temuan penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar memengaruhi karakteristik proses metakognisi siswa dalam menyelesaikan masalah bilangan pecahan.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish articles in this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
