Analisis Kesalahan Mahasiswa Pada Permasalahan Fungsi Kompleks Dengan Menggunakan Metode Newman’s Error
DOI:
https://doi.org/10.24114/34k8nd47Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kesalahan mahasiswa dalam proses menyelesaikan permasalahan matematika pada mata kuliah fungsi variabel kompleks materi transformasi linear menggunakan Metode Newman’s Error Analysis (NEA). Empat kelompok belajar diambil dari program studi pendidikan matematika sebagai subjek penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui tes uraian. Analisis kesalahan yang digunakan adalah Newman’s Error Analysis (NEA), yang mencakup lima tahap kesalahan, yaitu membaca soal, memahami soal, transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan dalam membaca soal, memahami soal, dan transformasi masing-masing memiliki persentase sebesar 15,38%, sedangkan kesalahan dalam keterampilan proses mencapai 23,07%. Kesalahan tertinggi terjadi pada tahap penulisan jawaban akhir, yaitu sebesar 30,76%. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif guna meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap mata kuliah fungsi variable kompleks.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish articles in this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
