Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Ditinjau dari Self-Efficacy Mahasiswa

Authors

  • Sella Veronika Kerinci State Islamic Institute image/svg+xml
  • Syarifa Anggraini
  • Mesi Oktafia

DOI:

https://doi.org/10.24114/pdm8x585

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kreatif matematis mahasiswa dalam menyelesaikan masalah matematika nonrutin yang dipengaruhi oleh faktor psikologis, salah satunya self-efficacy, yaitu keyakinan terhadap kemampuan diri dalam menyelesaikan tugas matematika. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis mahasiswa berdasarkan tingkat self-efficacy serta mengidentifikasi karakteristik kemampuan berpikir kreatif pada setiap kategorinya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek 14 mahasiswa semester VI Program Studi Tadris Matematika IAIN Kerinci yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi angket self-efficacy berskala Likert empat poin dan tes kemampuan berpikir kreatif matematis berupa empat soal uraian yang mengukur indikator fluency, flexibility, originality, dan elaboration. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi metode dengan membandingkan hasil angket dan tes. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 3 mahasiswa berkategori self-efficacy tinggi, 7 sedang, dan 4 rendah. Mahasiswa dengan self-efficacy tinggi mampu memenuhi seluruh indikator berpikir kreatif, sedangkan kategori sedang belum konsisten pada aspek flexibility dan originality. Mahasiswa dengan self-efficacy rendah mengalami kesulitan mengembangkan ide dan memilih strategi penyelesaian. Temuan ini menunjukkan bahwa self-efficacy berperan penting dalam mendukung kemampuan berpikir kreatif matematis mahasiswa

References

Published

2026-06-29