Early Marriage Readiness: An Analysis of Determinant Factors and Their Implications

Authors

  • Novita Aidil Fitri Universitas Sriwijaya
  • Rany Rahma Wahyuningsih Universitas Sriwijaya
  • Ummi Karlina Universitas Sriwijaya
  • Erinda Yustitia Tri Putri Universitas Sriwijaya
  • Alrefi Alrefi Universitas Sriwijaya
  • Minarsi Minarsi Universitas Sriwijaya
  • Akbari Akbari Universitas Sriwijaya
  • Parida Emilia Universitas Sriwijaya

DOI:

https://doi.org/10.24114/altruistik.v4i1.70042

Keywords:

Marital Readiness, Young Adulthood, Psychological Maturity, Well-Being, Marital Relationship

Abstract

This study aims to describe the implementation of career guidance in enhancing pre-employment mental readiness among orphans at the Muhammadiyah Boys’ Orphanage, Medan Branch. The research employed a qualitative descriptive approach using a case study design. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and document analysis involving caregivers, career mentors, and active foster participants in the program. The findings revealed that Islamic value–integrated career guidance significantly improved self-confidence, independence, and mental preparedness for work transition. Three key themes emerged: (1) implementation of Islamic character-based career programs, (2) enhancement of mental readiness and career orientation, and (3) mentoring strategies to overcome emotional and social challenges among orphans. These results highlight the importance of a holistic, spirituality-based approach in expanding both theoretical understanding and practical applications of Islamic career counseling within faith-based social institutions.

References

Ansar, W., Djalal, N. M., Nurdin, N. H., Ananda, M. P., Jufri, M. T. A., & Widiyono, N. N. M. A. S. G. (2023). Edukasi kematangan sosial emosi dalam memilih pasangan pada masa dewasa awal. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(10), 2319–2324. https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i10.509

Bangngu, H. E. M. (2019). Komunikasi interpersonal dan kepuasan pernikahan pada individu dewasa awal. Seminar Nasional Pendidikan dan Pembelajaran 2019, 170–177.

Dewi, N. R., & Sudhana, H. (2013). Hubungan antara komunikasi interpersonal pasutri dengan keharmonisan dalam pernikahan. Jurnal Psikologi Udayana, 1(1), 22–31.

Duvall, E. M., & Miller, B. C. (1985). Marriage and family development (9th ed.). Harper and Row Publishers.

Fitriani, D. A., & Handayani, A. (2019). Hubungan antara kematangan emosi dan religiusitas dengan kesiapan menikah pada mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Islam Sultan Agung Semarang. Konferensi Ilmiah Mahasiswa Unissula (KIMU) 2, 285–294.

Fitriyani, R. (2021). Kematangan emosi dengan penyesuaian perkawinan pada dewasa awal. Jurnal Ilmiah Psikologi, 9(2), 278–285. https://doi.org/10.30872/psikoborneo

Goleman, D. (1997). Kecerdasan emosional (Terj.). PT Gramedia Pustaka Utama. (Karya asli diterbitkan 1995).

Hakim, S. A., & Masfufah, U. (2023). Problematika kesiapan pernikahan individu dewasa awal. Jurnal Flourishing, 3(8), 345–351. https://doi.org/10.17977/um070v3i82023p345-351

Khairani, R., & Putri, D. E. (2008). Kematangan emosi pada pria dan wanita yang menikah muda. Jurnal Psikologi, 1(2), 136–139.

Lybertha, D. P., & Desiningrum, D. R. (2016). Kematangan emosi dan persepsi terhadap pernikahan pada dewasa awal: Studi korelasi pada mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Diponegoro. Jurnal Empati, 5(1), 148–152. https://doi.org/10.14710/empati.2016.15094

Mawaddah, S., Safrina, L., Mawarpuri, M., & Faradina, S. (2019). Perbedaan kesiapan menikah pada dewasa awal ditinjau dari jenis kelamin di Banda Aceh. Jurnal Empati, 8(1), 320–328. https://doi.org/10.14710/empati.2019.23649

Nurhikmah, N., Wahyuningsih, H., & Kusumaningrum, F. A. (2018). Kepuasan pernikahan dan kematangan emosi pada suami dengan istri bekerja. Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi, 23(1), 52–60. https://doi.org/10.20885/psikologika.vol23.iss1.art5

Papalia, D. E., & Olds, S. W. (1995). Human development (5th ed.). McGraw Hill.

Pinaima, R., & Sumintardja, E. N. (2016). Peran solution-focused premarital counseling terhadap kesiapan menikah pasangan individu dewasa muda. Jurnal Ilmiah Psikologi MANASA, 5(2), 90–102.

Putri, J. E., & Taufik. (2017). Kematangan emosi pasangan yang menikah di usia muda. JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia), 2(2), 1–10. https://doi.org/10.29210/3003214000

Retiara, G. S., Khairani, M., & Yulandari, N. (2016). Asertivitas dan penyesuaian perkawinan pada dewasa awal di Aceh Tengah. Jurnal Psikogenesis, 4(2). https://doi.org/10.24854/jps.v4i2.347

Rini, Q. K., & Retnaningsih. (2008). Keterbukaan diri dan kepuasan perkawinan pada pria dewasa awal. Jurnal Psikologi, 1(2), 152–157.

Saraswati, H., & Sugiasih, I. (2020). Hubungan antara kematangan emosi dengan penyesuaian diri pada pasangan yang menikah di usia muda. PSISULA: Prosiding Berkala Psikologi, 2, 63–73. https://doi.org/10.30659/psisula.v2i0.13067

Sari, F., & Sunarti, E. (2013). Kesiapan menikah pada dewasa muda dan pengaruhnya terhadap usia menikah. Jurnal Ilmiah Keluarga & Konsumen, 6(3), 143–153. https://doi.org/10.24156/jikk.2013.6.3.143

Siswandari, A. E., & Astrella, N. B. (2023). Pengaruh kematangan emosi terhadap kesiapan menikah pada dewasa awal. Afeksi: Jurnal Psikologi, Filsafat, dan Saintek, 2(4), 11–16. https://doi.org/10.572349/afeksi.v2i2.961

Tarigan, N., & Afdal, A. (2022). Kematangan emosi, dukungan sosial, dan penyesuaian diri pasangan muda pada awal pernikahan. Jurnal KOPASTA, 9(2), 102–111. https://doi.org/10.33373/kop.v9i2.4604

Thalib, S. (1986). Hukum kekeluargaan Indonesia: Berlaku bagi umat Islam. Penerbit Universitas Indonesia.

Widyawati, S., Asih, M. K., & Utami, R. R. (2022). Kesiapan menikah dan kesiapan menjadi orang tua pada individu dewasa awal. Jurnal Psikologi, 15(2), 377–386. https://doi.org/10.35760/psi.2022.v15i2.6057

Wulan, D. K., & Chotimah, K. (2017). Peran regulasi emosi dalam kepuasan pernikahan pada pasangan suami istri usia dewasa awal. Jurnal Ecopsy, 4(1), 58–63. https://doi.org/10.20527/ecopsy.v4i1.3417

Yunita, M. M. (2019). Hubungan psychological capital dengan kebahagiaan pada wanita dewasa awal yang mengalami konflik peran ganda. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 8(1), 29–36.

Zed, M. (2008). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Obor.

Downloads

Published

30-06-2024

How to Cite

Fitri, N. A., Wahyuningsih, R. R., Karlina, U., Putri, E. Y. T., Alrefi, A., Minarsi, M., … Emilia, P. (2024). Early Marriage Readiness: An Analysis of Determinant Factors and Their Implications. Altruistik : Jurnal Konseling Dan Psikologi Pendidikan, 4(1), 33–45. https://doi.org/10.24114/altruistik.v4i1.70042