ANALISIS LEVEL PERTANYAAN BUKU TEKS BAHASA INDONESIA SISWA KELAS X KURIKULUM 2013 BERBASIS TAKSONOMI SOLO (STRUCTURE OF OBSERVED LEARNING OUTCOME)

Beslina Afriani Siagian

Abstract


Kurikulum 2013 dikembangkan dengan tujuan mempersiapkan manusia Indonesia agar memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga negara yang beriman, produktif, kreatif, inovatif, dan afektif serta mampu berkontribusi pada kehidupan bremasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban dunia. Itu sebabnya, salah satu karakteristik kurikulum 2013 didasarkan pada keseimbangan aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan level pertanyaan pada Kurikulum 2013 dengan model evaluasi taksonomi SOLO (The Structure of the Observed Learning Outcome). Taksonomi tersebut berbeda dengan taksonomi Bloom karena hanya menggolongkan level pertanyaan menjadi empat tingkatan, yakni pertanyaan unistruktural, pertanyaan multistruktural, pertanyaan relasional, dan pertanyaan abstrak diperluas. Data diperoleh dari Buku Teks Bahasa Indonesia Siswa Kelas X dan dianalisis dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa level pertanyaan pada buku teks Bahasa Indonesia untuk Siswa Kelas X SMA Edisi Revisi 2014 yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berada pada level multistruktural (43,17%) yang mengarah pada level relasional (36,35%). Berarti pemerintah melalui Kurikulum 2013 menuntut siswa untuk dapat memiliki dan menggunakan informasi-informasi serta menghubungkan informasi tersebut agar dapat menyelesaikan persoalan. Siswa harus bisa berpikir secara multifungsi agar mampu memecahkan masalah dengan baik dan benar.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24114/bss.v7i4.11813

Refbacks

  • There are currently no refbacks.