Hubungan Kekerabatan Bahasa Sunda Halus dan Bahasa Batak Karo

Ittasaqa Maharani

Abstract


Pulau Jawa dan Sumatera merupakan satu dari sekian banyak pulau terbesar di Indonesia yang terpisah oleh selat Sunda. Pulau Jawa memiliki tiga bahasa utama, salah satunya bahasa Sunda Halus, sedangkan pulau Sumatera memiliki ragam bahasa lebih dari itu, salah satunya bahasa Batak Karo. Secara geografis, tentu kedua bahasa ini memiliki jarak yang sangat jauh, tetapi masih berada dalam satu rumpun bahasa yang sama, yakni rumpun Austronesia. Oleh sebab itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan kekerabatan bahasa Sunda Halus dan bahasa Batak Karo dan waktu pisah kedua bahasa tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan linguistik historis komparatif sebagai pendekatan teoritis dan pendekatan kualitatif serta kuantitatif sebagai pendekatan metodologis. Penelitian ini juga menggunakan metode cakap dan bottom-up reconstruction sebagai metode pengumpulan data, metode historis komparatif BSH dan BBK sebagai metode analisis data, dan metode formal serta informal sebagai metode penyajian hasil analisis data. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa bahasa Sunda Halus dan bahasa Batak Karo dapat digolongkan sebagai bahasa dari kelompok keluarga dari satu rumpun (stock) dengan waktu pisah 3. 196 tahun yang lalu atau dari tahun 2023 terhitung 1.173 SM dengan jangka kesalahan sebesar 259 tahun.

Full Text:

PDF

References


Afria, R., Sanjaya, D., & Tiara, M. (2020). Leksikostatistik dan Grotokronologi Bahasa Melayu Palembang, Basemah Lahat, Basemah Pagaralam, dan Kayu Agung: Kajian Linguistik Historis Komparatif. Madah, 11(1), 27–42. https://doi.org/10.31503/madah.v11i1.223.

Dalimunthe, S. R. (2018). Family Relationship of Batak Mandailing Language and Tanah Ulu Language (A Comparative Historical Linguistic Study). Medan Meaning, 16(1), 84–91.

Elliza, S. (2012). Kekerabatan Bahasa Batak Toba dan Bahasa Batak Karo (Suatu Kajian Linguistik Historis Komparatif). (Skripsi Sarjana, Universitas Negeri Jakarta).

Adhiti, Ida Ayu Iran. (2019). Kajian Linguistik Historis Komparatif Pada Pola Perubahan Bunyi. Kulturistik: Jurnal Bahasa dan Budaya, 3(2), 75. https://doi.org/10.22225/kulturistik.3.2.1203.

Khaidir, M. (2021). Penentuan Tingkat Kekerabatan dan Abad Pisah Antara Bahasa Melayu dengan Bahasa Murut Tahol: Penerapan Kaedah Glotokronologi. Pendeta: Journal of Malay Language, Education and Literature, 6812(2), 98–114.

Khaidir, M., Wahab, A., Kasman, A., & Halin, C. (2021). Penentuan Tingkat Kekerabatan dan Abad Pisah Antara Bahasa Banjar dengan Bahasa Melayu: Kajian Linguistik Sejarah dan Perbandingan. Dewan Bahasa dan Pustaka.

Khaidir, W. K. (2017). Hubungan Kekerabatan antara Bahasa Jawa dan Sunda di Kecamatan Jambangan. 903–910.

Kridalaksana. 2008. Kamus Linguistik Edisi Keempat. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Kulsum, U. (2020). Penguasaan Undak Usuk Bahasa Sunda untuk Meningkatkan Sopan Santun Umi. Caraka, 9(3), 143–148.

Mualita, G. (2015). Kerabatan Bahasa Batak Toba dan Bahasa Batak Angkola Suatu Kajian Linguistik Historis Komparatif. In Arkhais: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia (Vol. 6, Issue 1, p. 46). Arkhais: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia. https://doi.org/10.21009/arkhais.061.08.

Noerwidi, S. (2016). Beberapa Seni Kriya Elemen Penanda Kehadiran Austronesia di Kepulauan Indonesia. 174, 1–23.

Nursirwan, N. (2013). Klasifikasi Leksikostatistik Bahasa Melayu Langkat, Bahasa Melayu Deli, dan Bahasa Dairi Pakpak. Suluk Indo. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/sulukindo/article/view/1435%0Ahttps://ejournal3.undip.ac.id/index.php/sulukindo/article/download/1435/1438.

Setiawan, L. G. I. P. S. (2020). Hubungan Kekerabatan Bahasa Bali dan Sasak Dalam Ekoleksikon Kenyiuran: Analisis Linguistik Historis Komparatif. Jurnal Inovasi Penelitian, 1(1), 27–30. https://doi.org/10.47492/jip.v1i1.44.

Sudaryanto. 2015. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa (Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan secara Linguistik). Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.

Sulistyono, Y., & Fernandez, I. Y. (2015). Penerapan Teknik Leksikostatistik dalam Studi Komparatif Bahasa Baranusa, Kedang dan Lamaholot di Nusa Tenggara Timur. Jurnal Peneitian HUmaniora, 16(1), 1–9.

Surip, M., & Widayati, D. (2019). Kekerabatan Bahasa Jawa dan Bahasa Gayo: Kajian Linguistik Historis Komparatif. Jurnal Bahasa Lingua Scientia, 11(1), 1–26. https://doi.org/10.21274/ls.2019.11.1.1-26.

Yusep, A. F. (2017). Hubungan Kekerabatan Bahasa Minang dan Bahasa Sunda: Kajian Linguistik Bandingan Historis. Semantik: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 41, 71–88.




DOI: https://doi.org/10.24114/bss.v12i2.47959

Article Metrics

Abstract view : 154 times
PDF - 78 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Ittasaqa Maharani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.