Eufemisme dan Mitigasi dalam Persidangan Sambo: Kajian Linguistik Forensik

Authors

  • Meydiana Dyah Pramesty Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Surabaya
  • Putri Bunga Yossilia Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Surabaya
  • Amanda Amalia Putri Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Surabaya
  • Mintowati Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk serta fungsi tuturan eufemisme dan mitigasi dalam persidangan kasus Ferdy Sambo melalui pendekatan linguistik forensik. Kajian ini penting karena bahasa dalam ruang sidang tidak hanya berperan sebagai sarana penyampaian fakta hukum, tetapi juga sebagai strategi komunikasi untuk mengelola citra diri, mereduksi tanggung jawab, dan menegosiasikan relasi kuasa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data berupa rekaman video persidangan yang diperoleh melalui beberapa kanal YouTube. Data dianalisis menggunakan teori kesantunan Brown & Levinson (1987) yang menekankan konsep positive face dan negative face. Hasil penelitian menunjukkan lima bentuk eufemisme, seperti penghalusan tindakan kriminal dan penggunaan diksi formal seperti “penembakan” dan “pemberhentian tidak terhormat”. Selain itu, ditemukan lima bentuk mitigasi yang diwujudkan melalui ungkapan ketidaktahuan, pelemahan kepastian, pengalihan tanggung jawab, dan penonjolan tekanan psikologis. Temuan ini menegaskan bahwa analisis bahasa memiliki peran penting dalam memahami strategi komunikasi hukum. Kata kunci: Linguistik Forensik; Eufemisme; Mitigasi; Persidangan Sambo

References

Allan, K., & Burridge, K. (2006). Forbidden Words217905.

Brown, P., & Levinson, S. C. (1987). Politeness Some Universals in Language Usage. Cambridge University Press.

Coulthard, M., & Johnson, A. (2007). An Introduction to Forensic Linguistics Language in Evidence. Routledge Taylor & Francis Group.

Fitri, N., Artawa, K., & Satywati, MS (2019). Lindung Nilai Pragmatis dalam Sidang Pengadilan: Kasus Indonesia. Pengajaran Bahasa Inggris , 12 (8), 106-111.

Helmi, R., & Liana, P. (2023). BAHASA TABU DALAM BAHASA ACEH. Basastra: Jurnal Kajian Bahasa Dan Sastra Indonesia, 12(3), 251–260. https://doi.org/10.24114/bss.v12i3.49789

Herdiansyah, H. (2014). Metodologi penelitian kualitatif untuk ilmu-ilmu sosial.

Jayanti, R. R., Maulida, N., & Musdolifah, A. (2019). EUFEMISME DAN DISFEMISME PADA JUDUL BERITA SURAT KABAR HARIAN BALIKPAPAN POS PERIODE APRIL-MEI 2018. BASATAKA, 2(1), 77–86. https://doi.org/10.36277/basataka.v2i1.61

Ningrum, D. A. S., Sutopo, B., & Setyowati, E. (2023). Kesantunan berbahasa dalam persidangan ferdy sambo di kanal youtube kompas tv. Https://Repository.Stkippacitan.Ac.Id/, 1–9.

Purnama, S. (2023). Analisis pragmatik serangan verbal di ruang sidang Indonesia: Menjelajahi prevalensi, sifat, dan pengaruh budaya. Jurnal Linguistik Terapan Indonesia , 13 (2), 418-429.

Saud, J., Lustyantie, N., & Murtadho, F. (2025). Analisis Kesantunan Berbahasa dalam Pertanyaan Interogasi BAP : Kajian Linguistik Forensik dan DampakPsikologis pada Saksi. JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION, 6(2), 1232–1240.

Sawirman, et al. (2014). Linguistik Forensik (Volume 1). Pusat Studi Ketahanan Nasional Universitas Andalas. https://ejournal.nusantaraglobal.ac.id/index.php/jige/article/view/4124/3402

Sugiyono, M. P. P., & Kuantitatif, P. (2009). Kualitatif, dan R&D, Bandung: Alfabeta. Cet. Vii.

Suswati, R., Pratiwi, D. K., Paskah, J., & Manullang, E. (2024). Peran Hedging dalam Membangun Citra Positif dalam Pidato Presiden AS. Basastra: Jurnal Kajian Bahasa Dan Sastra Indonesia, 13(3), 284–291. https://elibrary.ru/item.asp?id=81325448

Widiantari, NGA (2023). Penerjemahan Hukum di Indonesia: Studi Linguistik Forensik. IJFL (International Journal of Forensic Linguistic) , 4 (1), 124-129.

Yassi, A. H. (2017). ANCANGAN MODEL KERANGKA TEORI KESANTUNAN YANG EFEKTIF MENGKAJI BUDAYA BAHASA-BAHASA WARISAN DI ASIA : Linguistik Indonesia, 35(2), 159–186. https://www.ojs.linguistik-indonesia.org/index.php/linguistik_indonesia/article/view/68/61

Yudhita, Syamsudduha, & Aj, A. A. (2024). Kesantunan Berbahasa dalam Talkshow “ Perempuan Bicara ” Dokumentasi Videografi Tahun 2022 di Channel Youtube TV One Kajian Pragmatik. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 10(2), 2097–2108. https://e-journal.my.id/onoma/article/view/3639/2456

Downloads

Published

2026-01-29

How to Cite

Pramesty, M. D., Yossilia, P. B., Putri, A. A., & Mintowati. (2026). Eufemisme dan Mitigasi dalam Persidangan Sambo: Kajian Linguistik Forensik. BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA, 14(3), 190–199. Retrieved from https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/basastra/article/view/70922