Estetika Representasi Kelamin dalam Novel Paya Nie Karya Ida Fitri: Kajian Stilistika

Authors

Abstract

Karya sastra adalah karya kreatif yang dibangun oleh pengarang melalui pemilihan diksi-diksi agar mencapai efek estetik tertentu. Estetika yang ditampilkan tidak dapat dipisahkan dari pengaruh di luar karya sastra, yakni ideologi maupun lingkungan pengarang. Penelitian ini mengkaji mengenai estetika penyebutan alat kelamin di dalam novel Paya Nie karya Ida Fitri. Metode yang digunakan yakni dengan melakukan analisis terhadap diksi-diksi yang mengacu pada penyebutan alat kelamin. Penyebutannya mengacu pada diksi jenis kelamin laki-laki dan perempuan, serta ditemukan gaya bahasa eufemisme di dalamnya. Gaya eufemisme ini dipengaruhi oleh faktor eksternal karya, yakni lingkungan pengarang yang hidup dalam budaya Aceh yang syarat dengan hukum agama.   Kata kunci: Estetika: Alat Kelamin; Stilistika

References

Ashcroft, B., Griffiths, G., dan Tiffin, H. (2023). Menelanjangi Kuasa Bahasa. Diterjemahkan oleh Fati Soewandi & Agus Mokamat. Yogyakarta: Qalam.

Bandel, K. (2009). Sastra, Perempuan, Seks. Yogyakarta: Jalasutra.

Barry, P. (2010). Beginning Theory: Pengantar Komprehensif Teori Sastra dan Budaya. Diterjemahkan oleh Harviyah Widayati dan Evi Setyarini. Yogyakarta: Jalasutra.

Damono, S. D. (2004). “Meninjau Perempuan dalam Sastra” dalam Prosa 4: Yang Jelita Yang Ceria. Jakarta:Metafor Intermedia Indonesia.

Darma, B. (1984). Sejumlah Esei Sastra. Jakarta: PT Karya Unipress.

__________. (2020). Solilokui. Jakarta: Gramedia.

Faruk. (2021). “Berburu Sastra Lokal” dalam Politik dan Poetik dalam Sastra dan Film. Yogyakarta: JBS.

Fitri, I. 2024. Paya Nie. Tangerang Selatan: Margin Kiri.

Irianto, K. (2015). Kesehatan Reproduksi: Teori dan Praktikum. Bandung: Alfabeta.

Junaedhie, K. (2012). Profil Perempuan Pengarang & Penulis Indonesia. Jakarta: Kosa Kata Kita.

Kurniawan, E. D. (2022). Eksistensi Hasrat Seksual Jean Paul Sarte dalam Novel Amba Karya Laksmi Pamuntjak. Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia, 11(1), halaman 78—92, doi.org/10.24114/bss.v11i1

Nurgiyantoro, B. (2019). Stilistika. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Pradopo, R. D. (2020). Stilistika. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Rahmawati, R.., Jumadi., dan Dewi, D. W. C. (2023). Gaya Bahasa dalam Karya Sastra: Eksporasi Estetika dan Pengaruhnya Terhadap Penafsiran. Arguporo: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa, 4 (1), halaman 1—13, doi.org/10.6734/argopuro.v1i4

Ratih, R (2019). Puisi Perempuan Penyair Indonesia dan Prosses Kreatifnya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ratna, N. K. (2007). Estetika Sastra dan Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

__________________. (2009). Stilisika: Kajian Puitika Bahasa, Sastra, dan Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Supriatin, Y. M. (2011). Pengungkapan Seksualitas dalam Seni Sastra: Metafor Seksual. Jurnal Sosioteknologi, 22 (10), halaman 1061—1068.

Wellek, R & Warren, A. (1995). Teori Kesusastraan. Cetakan keempat. Diterjemahkan oleh Melani Budianta. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Wulandari, S., Wilyanti, L. S., dan Triandana, A. (2022). Gaya Kepengarangan Perempuan dalam Novel Indonesia dari Perspektif Stilistika. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari, 22 (1), halaman 239—246, doi.10.33087/jiubj.v22i1.1864

Zulkifli & Komalasari, D. N. (2024). Analisis Bentuk Metafora dalam Novel Tenun Biru Karya Ugi Agustono: Kajian Stilistika. Aksara: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 8 (2), halaman 417—428.

Downloads

Published

2026-02-05

How to Cite

Kurniawan, E. D. (2026). Estetika Representasi Kelamin dalam Novel Paya Nie Karya Ida Fitri: Kajian Stilistika. BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA, 14(3), 207–215. Retrieved from https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/basastra/article/view/71841