Laut sebagai Sarana Pembebasan Diri: Kajian Ekofeminisme dalam Cerpen Sampan Zulaiha Karya Hasan Al Banna

Authors

  • Tri Lande Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. FBS, Universitas Negeri Medan
  • Bhramastya Sandy Hargita Teknik Mesin Produksi dan Perawatan, Politeknik Negeri Sriwijaya

Abstract

  Penelitian ini bertujuan mengungkap representasi ekofeminisme dalam cerpen Sampan Zulaiha karya Hasan Al Banna. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi untuk menafsirkan simbol, relasi tokoh, dan makna ekologis dalam teks. Hasil penelitian menunjukkan tiga representasi utama ekofeminisme, yaitu: laut sebagai ruang spiritual, tempat perlindungan, dan media pembebasan diri bagi perempuan; kekerasan patriarki terhadap tubuh perempuan dan alam; serta perlawanan perempuan melalui relasi ekologis. Temuan ini menegaskan bahwa penindasan terhadap perempuan dan eksploitasi alam memiliki akar ideologis yang sama, yakni patriarki. Melalui tokoh Zulaiha, laut dimaknai sebagai medium resistensi, pembebasan diri, dan kemandirian perempuan. Secara ilmiah, penelitian ini berkontribusi memperkaya kajian ekofeminisme sastra Indonesia, khususnya dalam konteks sastra maritim, serta menegaskan sastra sebagai medium kritik sosial dan kesadaran ekologis berperspektif gender. Kata kunci: ekofeminisme; cerpen; pembebasan; perempuan; laut

References

Anjum, T. (2020). Ecofeminism: Exploitation of Women and Nature. International Journal of English Literature and Social Sciences, 5(4), 846–848. https://doi.org/10.22161/ijels.54.2

Arifin, D., Astuti, C. W., & Setiawan, A. (2025). Ekofeminisme dalam Novel Perempuan Laut Karya Usman Arrumy. LEKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(1), 10–17. https://doi.org/10.60155/leksis.v5i1.544

Banna, Hasan Al. (2008, 15 Juni). Sampan Zulaiha. Harian Kompas. [Online]. Diakses dari https://cerpenkompas.wordpress.com/2008/06/15/sampan-zulaiha/

Barabara, L. H. dan B. (2024). Representasi Gender dalam Cerpen Sampan Zulaiha. Protasis: Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya, 3(1), 137–146. https://doi.org/10.55606/protasis.v3i1.148

Creswell, W. J., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative adn Mixed Methods Approaches (Vol. 53, Issue 9). Los Angeles: Sage Publications.

d’ Eaubonne, F. (1974). Le Feminisme ou la Mort. Paris: Pierre Horay.

Derzelle, I. (2020). Françoise d ’ Eaubonne ’ s Ecofeminism. 1–11.

Dowling, C. (1989). The Cinderella Complex: Women’s Hidden Fear of Independence. New York: Summit Books.

Fahimah, S. (2017). Ekofeminisme: Teori dan Gerakan. Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 1(1), 6–19.

Farez, L. N., & Andhita, P. R. (2020). Wacana Ekofeminisme Tirto.Id: Telaah Sikap Media dalam Konflik Kartini Kendeng dengan PT. Semen Indonesia. Common, 4(2), 144–160.

Fiter, E. (2021). J-LELC. J-LELC Journal of Language Education, Linguistics, and Culture, 1(1), 8–13.

Hargita, B. S., & Nurhadi. (2023). Refleksi Cinderella Complex pada diri tokoh perempuan dalam novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer. Kembara: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 9(1), 24–39.

Hasbi, N. (2025). Ekofeminisme sebagai Etika Perilaku Tokoh dalam Novel Sepasang Yang Melawan 1 Karya Jazuli Imam. 5(1), 983–992.

Hasmawati dan Srimularahmah, A., Marwil, A. N., & Sua, A. T. (2025). Analisis Ekofeminisme dalam Kumpulan Cerpen Perempuan Berlipstik Kapur Karya Esti Nuryani Kasam. 9, 15027–15035.

Izzati, F., Dari, N. W., Nurdiana, C., & Ulfa, M. N. (2025). Kajian Ekofeminisme: Hubungan Alam dan Perempuan pada Novel Gadis Pantai Karya Pramoedya Ananta Toer. Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya, 8(1).

Keyoor, & Subudhi, C. (2019). Staying Alive: Women, Ecology, and Development. North Atlantic Books, 2016 (Reprint Edition), 244 pages. ISBN 978-1-62317-051-6. Journal of International Women’s Studies, 7, 228.

Khairiyah, A., Muryani, T., & Isnania, R. (2024). The Ecofeminism Practice: The Women’s Movement in the Documentary Film “Sangihe Melawan.” Jurnal Pemikiran Sosiologi, 11(1), 1. https://doi.org/10.22146/jps.v11i1.87864

Kurniasih, N. (2022). Ekofeminisme dalam Dekonstruksi Patriarki Melalui Sastra Hijau. Prosiding Konferensi Nasional Gender dan Gerakan Sosial, 01(01), 558–573.

Lande, T., Dewi, Y., & Efendi, A. (2022). Lexical and Grammatical Cohesion of Short Text in Indonesian Textbook for the Eleventh Grade of Senior High School Published by the Ministry of Education. International Conference of Humanities and Social Science (Ichss), 2(1), 228–239.

Lande, T., Suminto A Sayuti, Yuriska Dewi, & Eka Rahayu Putri. (2023). The Axiology Review of Short Story in Textbook toward the Character Empowerment for the Learners. Britain International of Linguistics Arts and Education (BIoLAE) Journal, 5(1), 1–9. https://doi.org/10.33258/biolae.v5i1.854

Maulana, R., & Supriatna, N. (2019). Ekofeminisme: Perempuan, Alam, Perlawanan atas Kuasa Patriarki dan Pembangunan Dunia (Wangari Maathai dan Green Belt Movement 1990-2004). FACTUM: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah, 8(2), 261–276. https://doi.org/10.17509/factum.v8i2.22156

Miles, Matthew B., A.M. Huberman, dan J. S. (2014). Qualitative Data Analysis (A Methods Sourcebook) (3rd ed.). Los Angeles: Sage Publications.

Moleong, L. J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nuraeni, Y., & Septiaji, A. (2019). Tokoh-Tokoh Perempuan Peduli Lingkungan dalam Novel Partikel Karya Dee Lestari: Pendekatan Ekofeminisme. Diglosia - Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia, 3(2), 103–120.

Rahmah, D. S. N., & Wijaya, H. (2023). Analisis Strukturalisme pada Cerpen Anak Ikan Karya Fitra Yanti. ALINEA : Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajarannya, 3(3), 580–590. https://doi.org/10.58218/alinea.v3i3.722

Ririn, M. R. P., Ramadhanti, D., & Wahyuni Sari, A. (2023). Pengaruh Model Pembelajaran STAND (Student Team Achievement Divisions) terhadap Kemampuan Menulis Cerpen Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Sutera. ALINEA : Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajarannya, 3(2), 489–499. https://doi.org/10.58218/alinea.v3i2.518

Shiva, V. (1988). Staying Alive: Women, Ecology and Survival in India. New Delhi: Indraprastha Press. https://doi.org/10.1038/scientificamerican0520-10

Suarjaya dan Dewi, N. (2025). Eksploitasi Alam- Perempuan pada Cerpen “ Kehidupan di Dasar Telaga ” Karya S Prasetyo Utomo : Kajian Ekofeminisme. 10(1), 16.

Wardana, dan U. (2023). Kritik Sastra Ekofeminisme dalam Novel Bekisar Merah Karya Ahmad Tohari. Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa, 1(3), 195–216. https://doi.org/10.59024/bhinneka.v1i3.218

Widayati, S. (2020). Buku Ajar Kajian Prosa Fiksi. Baubau: LPPM Universitas Muhammadiyah Buton Press.

Zahro, F., Ragil Sri Wahyuningsih, Nada Vanca Anggrestia, & Nuril Ahmad. (2025). Analisis Ekofeminisme De’Eaubonne terhadap Perjuangan Perempuan dalam Novel Karya Dian Purnomo. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa, 4(1), 80–97. https://doi.org/10.55606/jurribah.v4i1.4376

Downloads

Published

2026-02-11

How to Cite

Tri Lande, & Bhramastya Sandy Hargita. (2026). Laut sebagai Sarana Pembebasan Diri: Kajian Ekofeminisme dalam Cerpen Sampan Zulaiha Karya Hasan Al Banna. BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA, 14(3), 217–226. Retrieved from https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/basastra/article/view/72503