Analisis Verba ‘Angkat’ dalam Korpus Bahasa Indonesia: Studi Linguistik Korpus
DOI:
https://doi.org/10.24114/w4kxds49Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk membedah penggunaan verba ‘angkat’ dalam korpus bahasa Indonesia dengan membandingkan data otentik dari teks berita melalui perangkat lunak AntConc dan entri leksikal pada KBBI Edisi VI. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan linguistik korpus. Data dikumpulkan melalui teknik konkordansi (KWIC) untuk menganalisis pola kalimat, sentimen aktor, dan sentimen pasien. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara definisi netral dalam kamus dengan realitas penggunaan bahasa. Dalam korpus, verba ‘angkat’ memiliki dua kutub ekstrem: sebagai representasi prestasi yang terkendala pada bidang olahraga (seperti ‘angkat berat’ dan ‘angkat besi’) serta representasi tragedi kemanusiaan pada bidang kriminal (seperti ‘anak angkat’ dan ‘orangtua angkat’ yang berkolokasi dengan kekerasan). Penelitian ini membuktikan bahwa metode korpus mampu mengungkap sisi pragmatis dan muatan sentimen kompleks yang tidak terakomodasi dalam panduan leksikal standar
.Kata kunci : Linguistik Korpus; Verba ‘Angkat’; AntConc; Analisis Sentimen
This study aims to examine the use of the verb angkat in the Indonesian language corpus by comparing authentic data from news texts analyzed using AntConc software with the lexical entry of angkat in the Sixth Edition of the Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). This study employs a descriptive qualitative method with a corpus linguistics approach. The data were collected using the Keyword in Context (KWIC) concordance technique to analyze sentence patterns, actor sentiment, and patient sentiment. The results reveal significant differences between the neutral definitions provided in the dictionary and the realities of language use. In the corpus, the verb angkat exhibits two extreme poles: as a representation of achievement, predominantly associated with the field of sports, such as angkat berat and angkat besi, and as a representation of humanitarian tragedy in the context of crime, as reflected in expressions such as anak angkat and orangtua angkat, which frequently co-occur with narratives of violence. These findings demonstrate that corpus-based methods can reveal pragmatic dimensions and complex sentiment patterns that are not fully captured by standard lexical descriptions.
Keywords: Corpus Linguistics; Verb ‘Angkat’; AntConc; Sentiment Analysis.
References
Alimuddin, M. R., Gusnawaty, & Salim, A. A. (2022). Konkordansi stance expressions pada teks media berita untuk pembelajaran bahasa Indonesia: Metode analisis korpus linguistik. Jurnal Edukasi Khatulistiwa: Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(2), 55–63. https://doi.org/10.26418/ekha.v5i2.59088.
Ali, A. M., & Yusof, H. (2011). Quality in qualitative research: Relevant considerations. Journal of Education and Practice, 2(1).
Anthony, L. (2011). AntConc (Version 3.2.4) [Computer Software]. Tokyo, Japan: Waseda University.
Bennett, G. (2010). Using corpora in the language learning classroom: Corpus linguistics for teachers. University of Michigan Press.
Budiwiyanto, A. (2022). Linguistik korpus: Teori dan aplikasi. Jakarta: Penerbit Buku.
Departemen Pendidikan Nasional. (2012). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Gunawan, I. (2013). Metode penelitian kualitatif: Teori dan praktik. Jakarta: Bumi Aksara.
Hizbullah, N., dkk. (2016). Linguistik korpus dalam pengajaran bahasa: Peluang dan tantangan. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 16(2).
Islamiyah, M., & Fajri, M. S. (2019). Analisis linguistik korpus dalam pembelajaran kosakata bahasa Inggris. Jurnal Lingua, 15(1).
Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Prihantoro. (2016). Pengantar linguistik korpus. Semarang: Universitas Diponegoro Press.
Suwendra, I. W. (2018). Metodologi penelitian kualitatif dalam ilmu sosial, pendidikan, kebudayaan dan keagamaan. Badung: Nilacakra.
Tummers, J., Heylen, K., & Geeraerts, D. (2005). Usage-based approaches in theoretical linguistics: A corpus-linguistic perspective. Intercultural Pragmatics, 2(3), 225–249.
Veronika, dkk. (2020). Pemanfaatan korpus dalam pengembangan materi ajar bahasa. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 5(2).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Wardani Febrina, Mahriyuni, Tengku Silvana Sinar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




