Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Siswa Sekolah Dasar Berbasis Etnosains Pada Materi Zat Dan Campuran
DOI:
https://doi.org/10.24114/esjpgsd.v15i3.66715Abstract
Salah satu upaya untuk menyampaikan kearifan lokal kepada anak-anak adalah dengan pembelajaran IPA di sekolah dasar. Guru diharapkan menggunakan metode inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan, dan studi etnis adalah salah satu metode tersebut. Untuk membuat pendidikan sains lebih menarik, sains etnis mengambil inspirasi dari tradisi dan kepercayaan lokal. Proses pembelajaran menjadi efektif apabila ilmu etnik dimasukkan ke dalam topik pembelajaran sebagai tema utama pembelajaran. Misalnya pengetahuan budaya yang berkaitan dengan ritual adat, tanaman obat tradisional, rumah adat, dan pengetahuan budaya lainnya yang berkaitan dengan topik pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan bentuk pengumpulan data berupa wawancara dengan guru dan siswa kelas 5 di SD Bali Bilingual School. Kesimpulannya guru sangat membutuhkan bahan ajar berbasis etnosains karena untuk memudahkan mengajarkan sains yang berlandaskan kebudayaan, kearifan lokal, dan permasalahan yang ada di masyarakat sehingga siswa dapat memahami dan mengaplikasikan sains yang mereka pelajari di dalam kelas agar dapat digunakan untuk memecahkan masalah yang mereka temui, siswa juga menjadi lebih akrab dengan lingkungan alam,sosial dan budaya. Serta memberikan bekal kemampuan dan keterampilan pengetahuan mengenai daerahnya.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Ni Luh Murti Wulansari, Ni Wayan Sri Darmayanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Elementary School Journal PGSD FIP UNIMED is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
ESJ : Elementary School Journal PGSD FIP UNIMED by PGSD Universitas Negeri Medan. p-ISSN : 2407-4934 | e-ISSN : 2355-1747