Pengembangan Modul Ajar Berbasis Deep Learning pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V Sekolah Dasar

Authors

DOI:

https://doi.org/10.24114/qzzf6g44

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemanfaatan alat pengajaran mutakhir dan pembelajaran yang masih berfokus pada hafalan, sehingga menghambat siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan pemahaman konseptual mereka secara maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menciptakan modul pengajaran IPAS berbasis pembelajaran mendalam bagi siswa kelas lima sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah Model 4D dari Thiagarajan, Semmel, dan Semmel, yang terdiri dari fase Define, Design, Develop, dan Disseminate merupakan metodologi penelitian yang digunakan. Subjek penelitian ini terdiri dari 31 siswa kelas lima di SD Negeri 1 Candiwulan. Lembar validasi ahli, kuesioner respons siswa, serta pretest dan posttest digunakan sebagai metode pengumpulan data. Berdasarkan hasil penelitian, modul pembelajaran yang dikembangkan memperoleh rata-rata validasi sebesar 94,3% dengan kategori sangat layak dari spesialis media dan materi. Tes kepraktisan menghasilkan persentase kategori praktis sebesar 70,8%. Dengan skor pretest rata-rata 58,26 yang meningkat menjadi 82,97 pada posttest, hasil tes efektivitas menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa. Nilai N-Gain yang yang diperoleh sebesar 0,596. Temuan ini menunjukkan bahwa modul pengajaran berbasis pembelajaran mendalam untuk meningkatkan hasil belajar dan mendorong pembelajaran bermakna IPAS kelas lima di sekolah dasar efektif dan layak digunakan.

Author Biographies

  • Vadilla Egy Ranjani, Muhammadiyah University Purwokerto

    Pendidikan Guru Sekolah Dasar

  • Pamujo Pamujo, Muhammadiyah University Purwokerto

    Pendidikan Guru Sekolah Dasar

References

Downloads

Published

2026-06-24