ESTETIKA TARI PIRIANG SULUAH DI NAGARI GUNUANG PADANGPANJANG SUMATERA BARAT

Mila Susanti, Erlinda Erlinda

Abstract


Abstrak

Tari Piring Suluah merupakan tarian tradisi yang terdapat di Nagari Gunuang Padangpanjang. Tari Piring Suluah  ini ditarikan oleh laki-laki maupun perempuan berjumlah genap 2 sampai 10 orang, memakai properti piring yang diujung jari tengahnya dipasang cincin yang terbuat dari dama atau buah kemiri dan Suluah yang menyala diletakkan di atas kepala dengan membawakan gerak-gerak tari yang bersumber dari manusia, alam, dan binatang. Suluah merupakan penerangan masyarakat Gunuang sebelum masuknya listrik. Tari Piring Suluah ditarikan untuk upacara adat seperti pengangkatan panggulu (pemimpin adat), pesata kawinan, kitanan dan acara alek nagari. Tujuan penelitian ini adalah mengungkap nilai estetika yang terkandung dalam tari Piriang Suluah di Nagari Gunuang Padangpanjang Sumatera Barat. Tari ini khasnya menggunakan Suluah yang diletakkan di atas kepala. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif, pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan mengamati pertunjukan Tari Piring Suluah. Hasil penelitian ini mengungkapkan bentuk, estetika yang terdapat dalam tari Piring Suluah. Nilai estetika tari Piring Suluah tercermin pada unsur-unsur yang membentuk tari Piring Suluah, yaitu adanya gerak, penari, properti, pola lantai, rias busana, musik, dan tempat pertunjukan.

Kata Kunci: piring suluah, estetika , nagari gunuang.

Abstract

Suluah Plate Dance is a traditional dance found in Nagari Gunuang Padangpanjang. The Suluah Piring Dance is danced by even men and women of 2 to 10 people, using a property of a plate on which the middle finger is placed on a ring made of dama or candlenut and Suluah which are lit above the head by bringing dance movements sourced from humans, nature and animals. Suluah is the lighting of the Gunuang community before the entry of electricity. Suluah Piring Dance is danced for traditional ceremonies such as the appointment of the pelulu (traditional leader), marriage ceremony, kitanan and the alek nagari event. The purpose of this study was to reveal the aesthetic values contained in the Piriang Suluah dance in Nagari Gunuang Padangpanjang West Sumatra. This dance is typical of using Suluah which is placed on the head. The method used is a qualitative method, data collection is done through observation and observing the performance of the Suluah Plate Dance. The results of this study reveal the aesthetic form found in the Suluah Plate dance. The aesthetic value of the Suluah Plate dance is reflected in the elements that make up the Suluah Piring dance, namely the existence of movement, dancers, property, floor patterns, dress makeup, music, and the venue.

Keywords: suluah plate, aesthetics, nagari gunuang.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24114/gr.v8i1.12965

Refbacks

  • There are currently no refbacks.