PENCIPTAAN FILM FIKSI “SIRIAH JADI KARAKOK” DENGAN FENOMENA LESBIAN DI SUMATERA BARAT

Gema Pertiwi, Yusril Yusril

Abstract


Abstrak

Penciptaan karya seni Film ini mengisahkan tentang fenomena lesbian ini sangat bertentangan dengan norma-norma yang berlaku di Minangkabau. Hal ini menjadi menarik karena di daerah yang masih memegang teguh ajaran agama Islam, walaupun keberadaan kaum lesbian itu sendiri masih sulit atau jarang ditemui, namun perilaku menyimpang tersebut ada dan bisa untuk ditelusuri keberadaannya. Kaum lesbian sudah tidak segan menunjukan keberadaan mereka. Tekstur karya seni merupakan deskripsi keseluruhan bentuk isi sebuah karya film fiksi ini. Film fiksi merupakan film yang  memandang plot cerita didalamnya menggunakan unsur pembuat film. Film fiksi secara umum  dapat menjelaskan tujuan dan maksud dari konten ceritanya kepada penonton.  

Kata Kunci: lesbian, fenomena, film fiksi.

Abstract

The creation of this film art work tells the story of the lesbian phenomenon which is very contrary to the norms prevailing in Minangkabau. This is interesting because in regions that still hold fast to the teachings of Islam, even though the existence of lesbians themselves is still difficult or rare to find, the deviant behavior exists and can be traced. Lesbians are not reluctant to show their existence. The texture of the artwork is a description of the entire shape of the contents of a fictional film. Fiction film is a film that looks at the plot of the story using filmmakers. Fiction films in general can explain the purpose and purpose of the story content to the audience.  

Keywords: lesbian, phenomenon, fiction film.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24114/gr.v8i1.13140

Refbacks

  • There are currently no refbacks.