Cover Image

STRATEGI PENGEMBANGAN BUDAYA KULINER TRADISIONAL PADA BAKPIA DAN WINGKO BABAT XYZ

Maria Maria

Abstract


This research examines the development of traditional culinary culture,  Bakpia and Wingko Babat XYZ with the aim of preserving the local culinary heritage located in Bantul. Bakpia and Wingko Babat XYZ  is a special traditional business place that sells traditional Yogyakarta food in the Bantul area which still uses traditional methods. This business has been around for a long time since 1997. Lack of the right strategy is the cause when local and foreign visitors do not know much information about the culinary business of Bakpia and Wingko Babat XYZ. Based on this, this study aims to identify and analyze the marketing process carried out by Bakpia and Wingko Babat XYZ, to determine the potential of traditional culinary culture and to explore strategy formulations in Bakpia and Wingko Babat XYZ. The research method in this study is a qualitative research method, by conducting direct and in-depth interviews with key persons, observation, and literature study. The qualitative method used is descriptive qualitative which will describe how the right strategy is based on the results of the analysis. The interview data were analyzed by several stages, namely the SWOT stage in the internal and external environment, the weight and ranking calculation stage, the IFE-EFE and IE matrix analysis stage, and the conclusion stage. In the research analysis, the IFE and EFE matrix values were obtained, where the IFE value was 2.774 and the EFE value was 2.842. This condition shows that Bakpia and Wingko Babat XYZ  is in the V quadrant position, which means Hold and Maintain, in this position the right strategy is market penetration and product development, and in the SWOT quadrant in quadrant II Cobination supports the Diversification strategy, this is requires making alternative strategies that can be used to increase existing strengths so that they can overcome threats.

Keywords: culinary culture, SWOT, IE.


Abstrak

Penelitian ini meneliti tentang  budaya kuliner tradisional yaitu Bakpia dan Wingko Babat XYZ dengan tujuan untuk menjaga warisan budaya kuliner lokal yang terletak di Bantul. Bakpia dan Wingko Babat XYZ merupakan tempat usaha tradisional khusus yang menjualkan makanan tradisional khas Yogyakarta di daerah bantul yang masih menggunakan cara-cara tradisional. Usaha ini sudah lama berdiri sejak 1997. Kurangnya strategi yang tepat menjadi penyebab ketika pengunjung lokal maupun mancanegara tidak mengetahui banyak informasi mengenai usaha kuliner Bakpia dan Wingko Babat XYZ. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisa proses pemasaran yang dilakukan Bakpia dan Wingko Babat XYZ, untuk mengetahui potensi budaya kuliner tradisional dan mengeksplorasi formulasi strategi di Bakpia dan Wingko Babat XYZ. Metode  penelitian pada penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, dimana dengan melakukan wawancara kepada key person secara langsung dan mendalam, observasi, dan  studi pustaka. Metode kualitatif  yang  digunakan yaitu kualitatif deskriptif yang akan mendeskripsikan bagaimana strategi yang tepat berdasarkan hasil analisis. Data  wawancara dianalisis dengan beberapa tahap-tahapan yaitu tahap SWOT pada lingkungan internal dan eksternal, tahap perhitungan bobot dan peringkat, dan tahap analisis matriks IFE-EFE dan IE, serta tahap kesimpulan. Pada analisis penelitian diperoleh nilai matriks IFE dan EFE, dimana nilai IFE sebesar 2,774 dan nilai EFE sebesar 2,842. Kondisi ini menunjukkan bahwa Bakpia dan Wingko Babat XYZ  berada pada posisi kuadran V yaitu berarti Hold and Maintain, pada posisi ini  strategi yang  tepat adalah penetrasi pasar dan pengembangan produk, serta pada kuadran SWOT  pada kuadran II Cobination mendukung stategi Diversifikasi, hal ini mengharuskan membuat alternative strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan Kekuatan yang ada sehingga dapat mengatasi ancaman.

Kata Kunci: budaya kuliner, SWOT, IE.

 

Author:

Maria : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

 

References: 

Agustim, W., & Nurhidayat, M. (2020). Analisis Matrik IE pada UMKM Berbasis Produk Pertanian Kelompok Wanita Pelaku Usaha Tanaman Hias di Desa Sidomulyo Kota Batu. Referensi: Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi8(1), 73-78. https://doi.org/10.33366/ref.v8i1.1760.

David, Fred R. 2016, Manajemen Strategis, Edisi 15. Jakarta: Salemba Empat.

Evelyn, E. (2018). Analisis Manajemen Strategi Bersaing Dengan Matriks Ie, Matriks Swot Dan Matriks Qspm Pada Pt. Xyz. Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan2(4), 99-105. http://dx.doi.org/10.24912/jmbk.v2i4.4869.

Rangkuti, Freddy. (2015). Analisis SWOT : Teknik Membedah Kasus Bisnis (Cara Perhitungan Bobot, Rating dan OCAI). Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Retnawati, L. (2018). Perencanaan Strategis Si/Ti dengan Metode Analisa Swot dan BSC untuk Meningkatkan Daya Saing di Universitas XYZ. JISKA (Jurnal Informatika Sunan Kalijaga)2(3), 135-142. https://doi.org/10.14421/jiska.2018.23-02.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tyas, S. K., & Chriswahyudi, C. (2017). Perencanaan Strategi Pemasaran dengan Pendekatan Matrik IE, SWOT dan AHP untuk Mendapatkan Alternatif Strategi Prioritas. Prosiding Semnastek. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/semnastek/article/view/1989/1632.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24114/gr.v10i1.25018

Article Metrics

Abstract view : 34 times
PDF - 18 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.