Abstract
Pembelajaran IPA terpadu (Biologi) di SMP Negeri 3 Berastagi belum memberikan ketuntasan belajar klasikal tanpa program remedial. Kondisi ini disebabkan oleh aktivitas atau keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran masih rendah. Sehingga perlu diupayakan pembelajaran yang berorientasi pada aktivitas siswa (berpusat pada siswa). Penelitian berlangsung selama dua siklus dapat disimpulkan bahwa (1) Data aktivitas siswa rata-rata menurut pengamatan pengamat pada Siklus I antara lain menulis dan membaca (45%), bekerja (23%), bertanya sesama teman (11%), bertanya kepada guru (8%), dan yang tidak relevan dengan KBM (14%). Data aktivitas siswa rata-rata menurut pengamatan pada Siklus II antara lain menulis dan membaca (25%), bekerja (43%), bertanya sesama teman (15%), bertanya kepada guru (9%), dan yang tidak relevan dengan KBM (4%). Sehingga terjadi perbaikan aktivitas belajar siswa selama dua siklus;(2)Hasil belajar siswa dengan menerapkan modelpembelajaran kooperatif tipe STAD pada Formatif I dan Formatif II menunjukkan rata-rata 75 dan 80, dari data tersebut menunjukkan tuntas sesuai dengan KKM dengan ketuntasan klasikal 69,2% dan 87% atau ketuntasan klasikal tercapai pada Siklus II . Kata kunci : Model STAD, Minat Siswa, Hasil Belajar Siswa