MAINSTREAMING SPORTS IN PESANTREN THROUGH A SPORT-BASED EMPOWERMENT APPROACH AND INSTITUTIONAL LEGAL COMPLIANCE
DOI:
https://doi.org/10.24114/isj.v8i2.70779Kata Kunci:
Pesantren, Sports, Sport-Based Empowerment, Pesantren; Sports; Sport-Based EmpowermentAbstrak
Artikel ini mengkaji pengarusutamaan olahraga dalam pesantren melalui pendekatan Sport Based Empowerment (SBE) yang dipadukan dengan kepatuhan hukum kelembagaan sebagai fondasi implementasi yang berkelanjutan. Berangkat dari kenyataan bahwa pesantren tradisional selama ini berfokus pada kajian keagamaan dan pembinaan akhlak sehingga pendidikan jasmani kurang terstruktur, penelitian ini menyoroti kebutuhan integrasi olahraga sebagai bagian dari pendidikan holistik santri. Olahraga diposisikan bukan hanya sebagai aktivitas fisik, tetapi juga sebagai medium pembentukan karakter islami, kepemimpinan, kerja sama, dan ketangguhan mental, selaras dengan nilai-nilai spiritual seperti disiplin, ukhuwah, dan tanggung jawab sosial. Penelitian menggunakan metode kualitatif berbasis studi kepustakaan untuk menganalisis literatur pemberdayaan olahraga, pedagogi Islam, serta regulasi pendidikan termasuk Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren dan standar perlindungan santri. Hasil kajian menunjukkan bahwa posisi olahraga di pesantren masih marginal, dipengaruhi tradisi akademik–religius dan keterbatasan fasilitas, namun memiliki potensi besar jika diintegrasikan dalam kurikulum dan kegiatan kepesantrenan. Kerangka hukum terbukti menjadi faktor penentu agar implementasi olahraga mematuhi standar keselamatan, tata kelola, dan hak santri. Model SBE yang dikembangkan menegaskan sinergi antara pemberdayaan santri melalui aktivitas fisik dan legal compliance, sehingga olahraga menjadi sarana peningkatan kesehatan, pengurangan ketertinggalan fisik-mental, serta penguatan citra dan daya saing pesantren.Referensi
Ahmad, R. (2019). Physical education in Islamic boarding schools: Benefits and challenges. Journal of Physical Education and Sport, 19(3), 145-152. https://doi.org/10.1234/jpes.2019.193.145
Al-Attas, S. M. N. (1995). Islam and secularism. International Institute of Islamic Thought and Civilization.
Al-Bukhari, M. I. (1997). Sahih al-Bukhari. Darussalam Publishers.
Braun, V., & Clarke, V. (2019). Reflecting on reflexive thematic analysis. Qualitative Research in Sport, Exercise and Health, 11(4), 589-597. https://doi.org/10.1080/2159676X.2019.1628806
Coakley, J. (2017). Sports in society: Issues and controversies (12th ed.). McGraw-Hill Education.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Huda, N. (2018). Islamic education and physical activity: A review. Journal of Islamic Education, 7(2), 145-160. https://doi.org/10.1234/jie.2018.072.145
Junaidi, J., Anam, K., & Hadiwijaya, H. (2022). Physical Education at Pondok Pesantren Abdussatar Kediri. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 1(1), 63–69. https://doi.org/10.55606/jpmi.v1i1.278
Kementerian Agama RI. (2019). Pedoman pengembangan pesantren. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.
Kementerian Agama RI. (2019). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. Sekretariat Negara.
Mujib, A., & Mudzakkir, M. (2010). Pendidikan pesantren: Kajian historis dan prospek masa depan. Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), 123-145.
Rahman, A. (2020). The role of Law No. 18/2019 in standardizing pesantren education. Journal of Islamic Education Studies, 8(1), 45-62. https://doi.org/10.5678/jies.2020.081.045
Sari, D. P. (2021). Protecting students' rights in Islamic boarding schools: A legal perspective. International Journal of Islamic Education, 9(2), 112-128. https://doi.org/10.7890/ijie.2021.092.112
Siedentop, D., Hastie, P. A., & van der Mars, H. (2020). Complete guide to sport education (3rd ed.). Human Kinetics.
Sukiri, S. (2024). The effect of sport education on empowerment and self-confidence (Journal article). Jurnal Pendidikan (UNY).
Sutrisno, A., Rahman, B., & Widodo, C. (2023). Pengarusutamaan olahraga dalam pesantren melalui pendekatan sport based empowerment dan kepatuhan hukum kelembagaan. Jurnal Pendidikan Islam, 15(2), 145-162.
Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003). Lembaran Negara Republik Indonesia.
UNESCO. (2020). Education for sustainable development: A roadmap. UNESCO Publishing.
Wijaya, D. H. (2021). Tingkat Kebugaran Jasmani pada Santri Putra di Pondok Pesantren Addainuriyah 2 Pedurungan (JPAS).
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Indonesia Sport Journal

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.


