Analisis Pengaruh Tingkat Suku Bunga dan Nilai Tukar Rupiah terhadap Inflasi di Indonesia Periode 1994–2023.
DOI:
https://doi.org/10.24114/Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat suku bunga dan nilai tukar rupiah terhadap inflasi di Indonesia baik secara parsial maupun simultan, serta mengetahui besarnya kontribusi kedua variabel tersebut dalam menjelaskan perubahan inflasi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa data time series periode 1994–2023 yang diperoleh dari Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi SPSS. Sebelum dilakukan pengujian hipotesis, terlebih dahulu dilakukan uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat suku bunga berpengaruh positif dan signifikan terhadap inflasi di Indonesia dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Nilai tukar rupiah juga berpengaruh signifikan terhadap inflasi dengan nilai signifikansi sebesar 0,004. Secara simultan, tingkat suku bunga dan nilai tukar rupiah berpengaruh signifikan terhadap inflasi dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Selain itu, hasil koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,815 yang berarti tingkat suku bunga dan nilai tukar rupiah mampu menjelaskan inflasi di Indonesia sebesar 81,5%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, stabilitas tingkat suku bunga dan nilai tukar rupiah memiliki peranan penting dalam menjaga kestabilan inflasi dan perekonomian nasional di Indonesia.
Downloads
References
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Adelia Marta Lubis, Erickson Sinaga, Legi Likasri Simbolon, Nazwa Aulia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













